Kota Bima, NTB – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.
Patroli tersebut dilaksanakan di kawasan Pelabuhan Bima, khususnya Terminal 1 dan Terminal 2, dengan sasaran buruh, Anak Buah Kapal (ABK), sopir, pedagang, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di area pelabuhan.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima IPTU Yakun menjelaskan, patroli dilakukan sebagai upaya preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di kawasan pelabuhan.
“Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima melaksanakan patroli saat berlangsung aktivitas bongkar muat barang campuran yang dilakukan oleh para buruh di area Pelabuhan Bima,” jelas IPTU Yakun.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi para buruh dan menyampaikan imbauan Kamtibmas. Petugas juga mengingatkan para sopir, masyarakat maupun pedagang agar bersama-sama menjaga keamanan selama beraktivitas di kawasan pelabuhan.
Personel mengimbau agar tidak menyimpan, membawa maupun menguasai senjata tajam (sajam) yang dapat berpotensi digunakan untuk melakukan tindak pidana atau mengganggu keamanan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengonsumsi maupun menjual minuman keras (miras) di kawasan pelabuhan karena dapat memicu gangguan Kamtibmas dan tindakan yang meresahkan masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Bima untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jangan membawa sajam, mengonsumsi maupun menjual miras yang dapat mengganggu Kamtibmas,” tegasnya.
Patroli rutin tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk menyerap informasi dari masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama pada saat aktivitas bongkar muat berlangsung.
Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat guna menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tertib dan kondusif.












