Bali NusraBencanaBeritaBerita NTBDaerahKebakaranLombokLombok BaratNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanPendidikanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Kebakaran MTs Nujumul Huda, Babinsa Bantu Evakuasi Pascakebakaran

×

Kebakaran MTs Nujumul Huda, Babinsa Bantu Evakuasi Pascakebakaran

Share this article

Lombok Barat, NTB – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Lembar Selatan, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung bersama jajaran Polsek Lembar dan personel terkait turun langsung melakukan pengecekan di lokasi kebakaran yang menghanguskan bangunan MTs Nujumul Huda di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nujumul Huda, Dusun Batu Samban, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (24/7/2026) sore.

 

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.20 WITA tersebut menghanguskan empat ruang kelas beserta berbagai fasilitas belajar mengajar. Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas gabungan bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi aman sekaligus membantu proses penanganan pascakebakaran.

 

“Sesaat setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Barat yang dibantu unsur terkait, kami bersama anggota Polri melakukan pengecekan menyeluruh terhadap bangunan yang terdampak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” terang Babinsa Lembar Selatan, Serka Isnaini.

 

Selain melakukan pengecekan, aparat gabungan bersama warga juga bergotong royong membersihkan material bangunan yang terbakar, termasuk mengevakuasi lembaran seng dan puing-puing bangunan agar area lebih aman untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Sebagai bagian dari prosedur penanganan, petugas kepolisian memasang garis polisi (Police Line) di lokasi kebakaran guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tersebut dilakukan agar proses penyelidikan penyebab kebakaran dapat berlangsung tanpa mengganggu barang bukti yang masih berada di lokasi,” tambah Serka Isnaini.

 

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran menghanguskan empat ruang kelas beserta meja, kursi, dokumen, dan sejumlah perlengkapan belajar mengajar lainnya. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka.

 

Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar ±Rp890 juta, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

 

Kehadiran Babinsa bersama personel Polri di lokasi menjadi wujud sinergitas TNI-Polri dalam membantu masyarakat, mulai dari pengamanan lokasi, pendataan awal, hingga mendukung proses penanganan pascakebakaran agar situasi tetap aman dan kondusif.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lingkungan pendidikan yang memiliki instalasi listrik dan berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Diharapkan proses pemulihan dapat segera dilakukan sehingga aktivitas pendidikan di MTs Nujumul Huda dapat kembali berjalan dengan normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…