Berita

Gerak-Gerik Mencurigakan Saat Razia Kendaraan, Pemuda di Kota Bima Kedapatan Kantongi Diduga Shabu

×

Gerak-Gerik Mencurigakan Saat Razia Kendaraan, Pemuda di Kota Bima Kedapatan Kantongi Diduga Shabu

Share this article

Kota Bima, NTB – Razia lalu lintas yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bima Kota berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Seorang pemuda berinisial AD, warga Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima, diamankan setelah kedapatan membawa narkotika yang diduga jenis shabu saat pemeriksaan kendaraan di Jalan Soekarno-Hatta, tepat di depan Mako Polres Bima Kota, Rabu (22/7/2026) sore.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas IPTU Pulung Anggara Surya Putra menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari kegiatan penertiban kendaraan roda dua dan roda empat yang dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Bima Kota, IPDA Muhammad.

Saat pelaksanaan razia, petugas menghentikan sebuah sepeda motor Honda Beat warna hitam yang dikendarai AD karena tidak menggunakan helm sesuai ketentuan berlalu lintas, ketika dilakukan pemeriksaan, pengendara menunjukkan sikap mencurigakan.

“Saat diperiksa, yang bersangkutan terlihat panik dan berusaha kabur. Petugas langsung melakukan penggeledahan awal,” ujar IPTU Pulung.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang mencurigakan yang disimpan di kantong celana sebelah kanan pelaku. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga narkotika jenis shabu, satu bungkus rokok merek Raptor yang digunakan untuk menyembunyikan shabu, satu korek api, uang tunai lebih dari Rp5 juta, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika, Kanit Turjawali segera berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Bima Kota.

Tim Satresnarkoba kemudian mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata para saksi, mengamankan seluruh barang bukti, dan membawa terduga pelaku ke Mapolres Bima Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini AD beserta barang bukti telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bima Kota guna proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami asal-usul shabu tersebut serta kemungkinan adanya jaringan yang terkait dengan pelaku,” jelas IPTU Pulung.

Kasat Lantas juga mengapresiasi kesigapan personelnya dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, kegiatan penertiban lalu lintas tidak hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berkendara, tetapi juga dapat menjadi sarana mengungkap berbagai tindak pidana lainnya.

“Kegiatan penertiban lalu lintas akan terus kami laksanakan secara rutin. Selain menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, razia ini juga terbukti efektif mengungkap tindak pidana lain. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menyimpan ataupun mengedarkan narkoba karena akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas IPTU Pulung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…