Berita

POLSEK KEMPO INTENSIFKAN PATROLI BLUE LIGHT, KEDAPANKAN PENDEKATAN HUMANIS JAGA KAMTIBMAS

×

POLSEK KEMPO INTENSIFKAN PATROLI BLUE LIGHT, KEDAPANKAN PENDEKATAN HUMANIS JAGA KAMTIBMAS

Share this article

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Kempo Polres Dompu melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan metode Blue Light Patrol di sejumlah wilayah hukum Polsek Kempo, Minggu malam (14/6/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 19.30 Wita tersebut dipimpin oleh KASPK I Polsek Kempo, AIPDA Ardiansyah, bersama personel piket SPKT yakni AIPTU Kamarudin, AIPDA Johansyah, dan BRIPDA Komang Kastawan.

Patroli menyasar sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kempo, di antaranya Desa Soro, Soro Barat, Konte, Songgajah, Tolokalo, Kempo, Ta’a, dan Doro Kobo. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.

Di wilayah Pelabuhan Soro Barat, personel patroli menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para sopir ekspedisi pengangkut jagung serta masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Selain itu, para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari diimbau untuk menghindari konsumsi minuman keras, tidak membawa senjata tajam, waspada terhadap aksi premanisme, pemalakan maupun pencurian, serta tidak menggunakan knalpot racing yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kegiatan serupa juga dilakukan di Desa Songgajah dan Tolokalo, di mana personel patroli melakukan pengecekan di lokasi-lokasi berkumpulnya masyarakat dan memberikan edukasi kepada para pemuda agar menjauhi minuman keras, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi memicu konflik sosial maupun gangguan kerukunan antarwarga.

Sementara di Desa Kempo, Ta’a, dan Doro Kobo, personel kembali mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta menghindari perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan warga.

“Patroli KRYD yang dilaksanakan personel Polsek Kempo tidak hanya berfokus pada pencegahan tindak kejahatan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap interaksi dengan masyarakat. Sesuai arahan pimpinan, anggota kami selalu mengutamakan komunikasi yang santun, persuasif, dan edukatif dalam menyampaikan informasi maupun imbauan kamtibmas sehingga masyarakat merasa nyaman dan dilibatkan dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar IPTU Agustamin.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi strategi penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta meningkatkan partisipasi warga dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami ingin masyarakat melihat polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra yang siap hadir membantu serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.

Dari hasil kegiatan patroli tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran anggota Polsek Kempo yang secara rutin melaksanakan patroli malam. Kehadiran polisi dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika mengapresiasi pelaksanaan patroli yang dilakukan jajaran Polsek Kempo dengan mengedepankan pendekatan humanis.

“Kapolres Dompu menekankan kepada seluruh jajaran agar dalam setiap pelaksanaan tugas selalu mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan edukatif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional sehingga pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” jelas IPTU Nyoman.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa patroli dialogis menjadi salah satu langkah preventif yang efektif dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Dengan komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis, masyarakat akan semakin aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungannya. Inilah yang menjadi tujuan utama Polres Dompu dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Dompu,” pungkasnya.

Kegiatan patroli berakhir pada pukul 23.00 Wita. Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kempo terpantau aman, tertib, dan kondusif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…