Berita

Bhabinkamtibmas Desa Keroya Lakukan Sambang Desa dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas serta Dukung Ketahanan Pangan

×

Bhabinkamtibmas Desa Keroya Lakukan Sambang Desa dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas serta Dukung Ketahanan Pangan

Share this article

Lombok Timur – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Keroya, Polsek Aikmel, Aipda Nasrullah, melaksanakan kegiatan sambang desa dan silaturahmi dengan warga Dusun Keroya Daya, Desa Keroya, pada Sabtu (13/6/2026) pukul 10.00 Wita.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Dusun Keroya Daya tersebut merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas dalam menjalin komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Nasrullah mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Keroya juga mengajak masyarakat untuk mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang ketahanan pangan. Warga didorong untuk memanfaatkan lahan yang tersedia guna mendukung peningkatan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan keluarga maupun masyarakat.

Nasrullah menjelaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing, masyarakat dapat berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai informasi terkait keamanan lingkungan dapat tersampaikan dengan baik. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi serta mengetahui secara langsung kondisi dan perkembangan situasi di wilayah binaan.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat Dusun Keroya Daya. Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang secara rutin memberikan pembinaan, edukasi, dan motivasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mendukung program-program pemerintah.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Desa Keroya tetap terjaga kondusif serta program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dapat berjalan dengan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…