Bali NusraBeritaBerita NTBLombokMataramNTBNTB One TerkiniSinergitas Pemda TNI POLRI

Sinergi Aparat dan Warga Jaga Ketertiban Kos-Kosan

×

Sinergi Aparat dan Warga Jaga Ketertiban Kos-Kosan

Share this article

Mataram, NTB – Suasana siang di Lingkungan Batu Dawe, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat tampak berbeda. Di sela deretan kamar kos sederhana yang dihuni para pendatang dan generasi muda, aparat kelurahan bersama unsur keamanan terlihat duduk berdampingan dengan penghuni kos. Tidak ada kesan kaku ataupun intimidatif. Sebaliknya, pendekatan humanis menjadi wajah utama kegiatan himbauan dan pengecekan kos-kosan yang digelar untuk menciptakan lingkungan aman, nyaman, dan tertib, Kamis sore (11/6/2026).

Dipimpin langsung oleh Binatara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Tanjung Karang, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-09/Ampenan Serka I Made Yuntara, bersama Lurah Tanjung Karang H. Ahmad Gunawan, S.IP., Sekretaris Kelurahan Lalu Samsul, S.IP., unsur pemerintah kelurahan, Linmas, kepala lingkungan, hingga Bhabinkamtibmas yang bersinergi menyapa para penghuni kos secara langsung.

Di tengah lorong permukiman yang dipenuhi aktivitas warga, aparat tampak memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban, menghormati norma lingkungan, serta melengkapi administrasi kependudukan. Para penghuni kos juga dilakukan pengecekan identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) guna memastikan data kependudukan tetap tertib dan akurat.

Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan administratif. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam mencegah potensi penyalahgunaan rumah kos untuk aktivitas yang melanggar hukum, sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.

Babinsa Kelurahan Tanjung Karang, Serka I Made Yuntara, menegaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat.

“Kami ingin memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif. Pendataan penghuni kos sangat penting agar keberadaan warga pendatang terdata dengan baik. Namun, kami juga mengedepankan komunikasi yang humanis sehingga penghuni merasa nyaman dan memahami pentingnya menjaga ketertiban bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Karang H. Ahmad Gunawan, S.IP., menyampaikan bahwa pengawasan lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah ataupun aparat keamanan. Menurutnya, partisipasi warga dan penghuni kos sangat menentukan terciptanya situasi yang harmonis.

“Lingkungan yang aman lahir dari kepedulian bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh penghuni kos untuk terbuka, tertib administrasi, serta menjaga hubungan baik dengan warga sekitar,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana kegiatan berlangsung akrab. Aparat terlihat berdialog langsung dengan para penghuni kos, mendengarkan masukan, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas secara santai. Pendekatan tersebut membuat penghuni merasa dilibatkan, bukan sekadar diperiksa.

Melalui langkah preventif seperti ini, diharapkan Lingkungan Batu Dawe tetap menjadi kawasan hunian yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…