Bali NusraBeritaBerita NTBBinkamDaerahKamtibmasKeamananLombokLombok BaratNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPatroliPeristiwaSinergitas Pemda TNI POLRITNI-PolriWisata

Sinergi TNI-Polri Hadirkan Rasa Nyaman di Pasar Malam

×

Sinergi TNI-Polri Hadirkan Rasa Nyaman di Pasar Malam

Share this article

Lombok Barat, NTB – Gemerlap lampu dan ramainya pengunjung mewarnai suasana Pasar Malam Rona-Rona di Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Di balik semarak hiburan dan aktivitas ekonomi warga tersebut, hadir sosok-sosok yang memastikan masyarakat dapat menikmati malam dengan rasa aman dan nyaman, Rabu malam (10/6/2026).

 

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Batu Kumbung Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada, Sertu Mite, bersama Bhabinkamtibmas turun langsung laksanakan pengamanan di lokasi pasar malam yang menjadi pusat keramaian warga setempat. Kehadiran keduanya menjadi bentuk nyata sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Wujud Kepedulian terhadap Kenyamanan Warga

 

Menurut Sertu Mite, kegiatan pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Selain itu, pengamanan bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan pasar malam berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

 

“Kehadiran kami bersama Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bertujuan memberikan rasa tenang bagi para pengunjung maupun pedagang yang beraktivitas di lokasi pasar malam,” ujar Sertu Mite.

 

Ia menjelaskan bahwa pasar malam merupakan salah satu kegiatan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus menjadi sarana hiburan keluarga. Oleh karena itu, situasi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menikmati kegiatan tersebut tanpa rasa khawatir.

 

Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusivitas Wilayah

 

Tidak hanya melakukan pengawasan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat. Pengunjung diingatkan untuk menjaga ketertiban, mengawasi anak-anak yang turut hadir, serta memperhatikan barang bawaan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Sertu Mite menegaskan bahwa sinergitas TNI dan Polri akan terus diperkuat dalam setiap kegiatan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah binaan.

 

“Kami akan selalu hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan agar situasi tetap terkendali dan masyarakat merasa terlindungi,” tambahnya.

 

Pengunjung Merasa Lebih Tenang

 

Kehadiran aparat keamanan mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Ramdan (28), mengaku merasa lebih nyaman saat menikmati suasana pasar malam karena adanya pengamanan yang dilakukan secara aktif oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

 

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dengan adanya pengamanan seperti ini, kami bisa menikmati pasar malam dengan tenang bersama keluarga,” ungkapnya.

 

Hingga kegiatan berakhir, suasana Pasar Malam Rona-Rona tetap berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Pengamanan yang dilakukan secara bersama-sama oleh TNI dan Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkpuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat di tengah kehidupan warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…