Berita

Polres Loteng Sosialisasikan Ketahanan Pangan Dukung Program Presiden RI

×

Polres Loteng Sosialisasikan Ketahanan Pangan Dukung Program Presiden RI

Share this article

Lombok Tengah – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, jajaran Polres Lombok Tengah terus aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui peran Bhabinkamtibmas di wilayah binaan.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pandan Tinggang Polsek Praya Barat Daya Polres Lombok Tengah Polda NTB, AIPDA Lalu Hasan Ashari, yang melaksanakan kegiatan sosialisasi ketahanan pangan kepada masyarakat di Dusun Jageran, Desa Pandan Tinggang, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian maupun pekarangan rumah secara optimal guna menunjang kebutuhan pangan keluarga serta meningkatkan hasil pertanian masyarakat.

Kapolres Lombok Tengah melalui Kapolsek Praya Barat Daya mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong masyarakat agar lebih produktif di sektor pertanian.

“Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, kami terus mengedukasi masyarakat agar mendukung program ketahanan pangan dengan memanfaatkan potensi pertanian yang ada di desa,” ujarnya.

Selain memberikan imbauan terkait ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta mempererat kebersamaan antarwarga.

Masyarakat Dusun Jageran menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pendampingan dari pihak kepolisian dapat terus dilakukan untuk memberikan motivasi serta semangat kepada para petani dalam meningkatkan hasil produksi pertanian.

Kegiatan berlangsung aman, lancar dan penuh keakraban antara Bhabinkamtibmas dengan warga binaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sabu 8,32 gram diamankan dari rumah warga Talabiu, Sat Resnarkoba Polres Bima kejar jaringan pemasok Satuan Reserse Narkoba Polres Bima mengamankan seorang pria berinisial BH (46), warga Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan 17 plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,32 gram dari rumah BH. Polisi juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Bima IPTU Mochamad Fikri Dafa Alfarez, S.Tr.K., membenarkan pengungkapan tersebut. AKBP Anton mengatakan, pengungkapan kasus narkotika merupakan bagian dari komitmen Polres Bima dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. “Polres Bima berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika. Setiap informasi yang diterima dari masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran atau penyalahgunaan narkotika. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap jaringan peredaran narkotika dan menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya. Berawal dari Informasi Masyarakat IPTU Fikri Dafa Alfares S.Tr.K., menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan seorang pria berinisial FIRDAUS, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), di wilayah Desa Talabiu. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bima melakukan pemantauan di sekitar lokasi yang diinformasikan. Sekitar pukul 15.30 WITA, personel melakukan tindakan kepolisian dan penggeledahan di rumah BH di Desa Talabiu. Namun, FIRDAUS tidak ditemukan di lokasi. Petugas kemudian mengamankan BH yang berada di rumah tersebut. Untuk menyaksikan proses penggeledahan, personel menghadirkan pemerintah desa setempat sebagai saksi. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 17 plastik klip berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,32 gram. Selain itu, petugas mengamankan empat plastik bungkusan besar bertuliskan huruf China, empat bungkusan plastik klip kosong, empat lembar plastik klip kosong, dua timbangan digital, dua korek api gas, dua batang sedotan yang telah dimodifikasi, satu alat hisap bong, satu lakban bening, satu gunting, satu lembar plastik bening, satu tas berukuran sedang berwarna merah muda, satu kotak penyimpanan, dua sepeda motor beserta kunci kontak, tiga telepon seluler Android, serta uang tunai Rp250 ribu. Polisi Dalami Keterangan BH Kasat Resnarkoba menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi awal, BH menerangkan kepada petugas bahwa barang bukti yang ditemukan di rumahnya berkaitan dengan anaknya, EK. BH juga mengaku bahwa narkotika yang diduga jenis sabu tersebut merupakan milik FIRDAUS dan akan diedarkan oleh EK. “Dari keterangan awal yang kami peroleh, BH menerangkan bahwa barang tersebut milik FIRDAUS dan akan diedarkan oleh EK. Keterangan tersebut masih kami dalami melalui proses penyidikan untuk mengungkap asal-usul serta jaringan peredarannya,” jelas Kasat. Menindaklanjuti keterangan tersebut, personel kemudian melakukan pengembangan ke rumah FIRDAUS. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan di lokasi. BH beserta seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Bima untuk diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Saat ini, penyidik masih melakukan serangkaian tindakan penyidikan, antara lain pemeriksaan saksi-saksi, penyelidikan sumber barang, gelar perkara, dan pemberkasan. Polres Bima memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Sementara terhadap FIRDAUS yang belum ditemukan, upaya penyelidikan dan pengembangan terus dilakukan guna mengungkap lebih lanjut dugaan jaringan peredaran narkotika tersebut.
Berita

Satuan Reserse Narkoba Polres Bima mengamankan seorang pria…