Bali NusraBeritaBerita NTBBinkamDaerahKeluargaKesehatanLombokLombok BaratNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanPeristiwaSinergitas Pemda TNI POLRI

Sentuhan Kepedulian Babinsa Ringankan Beban Keluarga Stunting

×

Sentuhan Kepedulian Babinsa Ringankan Beban Keluarga Stunting

Share this article

Lombok Barat, NTB — Kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa kembali ditunjukkan oleh aparat kewilayahan di Desa Karang Bayan. Dengan penuh empati dan rasa tanggung jawab sosial, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Karang Bayan Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada turun langsung menyalurkan bantuan kepada dua anak yang mengalami stunting di Dusun Karang Bayan Timur, Desa Karang Bayan, Lombok Barat, Jum’at siang (10/4/2026).

 

Kegiatan sosial tersebut menyasar dua balita yang membutuhkan perhatian khusus, yakni Bara Satria (1,5 tahun), putra dari pasangan Bapak Paini (44) dan Ibu Marni (42), serta Almaira Zahra (3 tahun), putri dari pasangan Ibu Sakiah (40) dan Bapak Kahardi (42). Kedua anak tersebut diketahui mengalami kondisi stunting yang memerlukan perhatian serius, baik dari segi asupan gizi maupun dukungan lingkungan sekitar.

 

Dalam suasana penuh kehangatan, Babinsa Karang Bayan Pelda (K) Ni Nyoman Dewi Tri Ary Susanti, bersama perangkat desa menyambangi langsung kediaman keluarga penerima bantuan. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa (Sekdes) Karang Bayan, Mandrawasih, serta Kepala Dusun Karang Bayan Timur, Sudiawan. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada keluarga agar terus berupaya meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak mereka.

 

“Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak serta meringankan beban keluarga. Lebih dari sekadar pemberian bantuan, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian dan perhatian bersama terhadap tumbuh kembang anak-anak di wilayah tersebut,” ucap Pelda (K) Ni Nyoman Dewi Tri Ary Susanti, Babinsa Karang Bayan.

 

Raut haru dan rasa syukur terpancar dari wajah para orang tua saat menerima bantuan. “Kami sangat terbantu dan merasa diperhatikan, terlebih dengan kehadiran langsung aparat dan perangkat desa yang memberikan dukungan moral,” ucap Paini (44), orang tua dari Bara Satria.

 

Pelda (K) Ni Nyoman Dewi Tri Ary Susanti, Babinsa Karang Bayan menambahkan, “upaya penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. Dengan adanya kepedulian bersama, diharapkan anak-anak yang mengalami stunting dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni hadir dan peduli terhadap sesama. Sedes Karang Bayan, Mandrawasih yang turut dalam kunjungan tersebut menyampaikan, “Melalui aksi nyata seperti ini, harapan untuk menciptakan generasi yang sehat dan kuat di Desa Karang Bayan semakin terbuka lebar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…