Bali NusraBeritaBerita NTBBinkamDaerahKamtibmasLombokMataramNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPatroliPelajar & MahasiswaPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Pendekatan Humanis Aparat Redam Balap Lari dan Perang Mercon

×

Pendekatan Humanis Aparat Redam Balap Lari dan Perang Mercon

Share this article

Mataram, NTB – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan terus dilakukan aparat teritorial bersama kepolisian di wilayah Kota Mataram. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jempong Baru, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-09/Ampenan bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli dialogis di Jalan Dr. Soejhono Lingkar Selatan, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Jum’at malam (6/3/2026).

 

Patroli tersebut menyasar para pemuda yang kerap berkumpul pada malam hari di kawasan tersebut. Kehadiran aparat tidak hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan himbauan secara persuasif agar para remaja tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti balap lari liar maupun perang mercon.

 

Babinsa Jempong Baru, Serka Samsuri, menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan komunikasi yang humanis. Ia bersama Bhabinkamtibmas mendatangi langsung para pemuda, mengajak berdialog, sekaligus mengingatkan dampak negatif dari kegiatan tersebut.

 

“Kami datang bukan untuk menegur secara keras, tetapi mengajak adik-adik pemuda agar mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih positif. Balap lari liar dan perang mercon selain mengganggu warga juga berbahaya bagi keselamatan diri sendiri,” ujar Serka Samsuri.

 

Hal senada juga disampaikan Bhabinkamtibmas Jempong Baru, Ipda Oktario, yang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga situasi keamanan lingkungan. Menurutnya, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat, terutama para pemuda.

 

“Kami berharap para pemuda bisa menjadi pelopor ketertiban di lingkungannya. Jika ada kegiatan positif seperti olahraga atau kegiatan sosial, kami siap mendukung,” ungkap Ipda Oktario.

 

Pendekatan yang dilakukan aparat tersebut mendapat respons positif dari para pemuda setempat. Bibi (27), salah satu tokoh pemuda yang hadir malam itu, mengaku memahami pesan yang disampaikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Ia bersama teman-temannya berkomitmen untuk tidak lagi melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

 

“Kami berterima kasih karena sudah diingatkan dengan cara yang baik. Kami sadar kegiatan seperti balap lari atau perang mercon bisa merugikan banyak orang. Ke depan kami akan lebih menjaga lingkungan,” tutur Bibi.

 

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat, H. Mudhar, yang menilai kehadiran aparat melalui patroli dialogis sangat penting dalam membangun kedekatan dengan warga.

 

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pendekatan yang dilakukan Babinsa dan Bhabinkamtibmas mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, terutama generasi muda,” kata H. Mudhar.

 

Melalui patroli dan dialog yang dilakukan secara humanis tersebut, diharapkan kesadaran para pemuda untuk menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga situasi wilayah Jempong Baru tetap aman, tertib, dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…