Berita

Jaga Kondusifitas Malam, Sat Samapta Polres Sumbawa Intensifkan Patroli KRYD di Wilayah Brang Biji

×

Jaga Kondusifitas Malam, Sat Samapta Polres Sumbawa Intensifkan Patroli KRYD di Wilayah Brang Biji

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Satuan Samapta Polres Sumbawa terus mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif. Pada Selasa malam (27/01/2026), personel Unit Patroli menyisir wilayah Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, untuk memonitoring aktivitas warga serta mengantisipasi potensi tindak kriminalitas jalanan.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah malam merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. “Patroli KRYD ini kami fokuskan pada jam-jam rawan dan lokasi titik kumpul masyarakat untuk mencegah terjadinya aksi 3C (Curat, Curas, Curanmor) maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kami ingin memastikan warga merasa aman saat beristirahat dengan kehadiran personel yang rutin berpatroli hingga ke pemukiman,” ungkapnya.

Patroli yang dimulai pukul 22.31 WITA ini menggunakan kendaraan dinas roda dua (R2), yang memungkinkan petugas menjangkau gang-gang pemukiman serta titik-titik kumpul warga guna memberikan rasa aman secara langsung.

Kegiatan patroli kali ini dipimpin oleh Briptu Roni Aman Teguh Bhakti bersama empat personel lainnya, yakni Bripda Tegar Hamri Julotan, Bripda M Iqbal, Bripda Ghufron Pratama, dan Bripda Hendrik Yuda. Fokus utama petugas adalah melakukan monitoring terhadap aktivitas masyarakat, khususnya kelompok remaja yang masih berkumpul di malam hari.

Dalam giat tersebut, petugas menghampiri para remaja yang sedang nongkrong untuk memberikan pesan-pesan Kamtibmas. Petugas mengimbau agar para remaja tidak pulang larut malam guna menghindari potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kejahatan jalanan.

Hingga berakhirnya patroli di wilayah Brang Biji dan sekitarnya, petugas melaporkan situasi tetap aman terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas yang berarti. Masyarakat menyambut positif kehadiran petugas yang rutin berkeliling memantau lingkungan mereka.

Polres Sumbawa berkomitmen untuk terus menghadirkan personel di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam rawan, demi terwujudnya wilayah hukum yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. (MA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…