Berita

Blue Light Patrol Sat Lantas Polres Bima Kota Sampaikan Imbauan Keselamatan Dan Tertib Berlalu Lintas

×

Blue Light Patrol Sat Lantas Polres Bima Kota Sampaikan Imbauan Keselamatan Dan Tertib Berlalu Lintas

Share this article

Kota Bima, NTB (06 Desember 2025) – Dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan serta ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Polres Bima Kota, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bima Kota Polda NTB kembali melaksanakan kegiatan Blue Light Patrol dan pengaturan lalu lintas pada Jumat, 05 Desember 2025 sekitar pukul 20.00 Wita.

Kegiatan patroli tersebut berlangsung di ruas Jalan Soekarno Hatta Kota Bima, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Bima, dengan melibatkan personel Sat Lantas yang melakukan pemantauan arus kendaraan, memberikan teguran simpatik kepada para pengendara yang melanggar, serta menyampaikan imbauan keamanan berlalu lintas.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K., M.Si melalui Kasat Lantas Iptu Bambang Tedy S., S.H., M.I.Kom menjelaskan bahwa kegiatan Blue Light Patrol merupakan langkah preventif kepolisian dalam menciptakan suasana lalu lintas yang kondusif, aman dan tertib, khususnya pada malam akhir pekan yang cenderung memiliki volume kendaraan cukup padat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran langsung kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, serta mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan raya.

“Personel Sat Lantas tidak hanya melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban berlalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Kami mengingatkan pengendara agar selalu menggunakan helm dan mematuhi aturan saat berkendara,” ungkap Kasat Lantas.

Blue Light Patrol merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri yang bertujuan menciptakan rasa aman kepada masyarakat melalui kehadiran polisi di jalan raya dengan dominasi lampu rotator biru yang terlihat jelas pada malam hari.

Dengan hadirnya petugas Sat Lantas di lapangan, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…