Berita

Upacara Malam Ikrar dan Renungan Intelijen Dikbangspes Dasar Intelijen Virtual T.A. 2025 di Polres Lombok Utara Berjalan Khidmat

×

Upacara Malam Ikrar dan Renungan Intelijen Dikbangspes Dasar Intelijen Virtual T.A. 2025 di Polres Lombok Utara Berjalan Khidmat

Share this article

Lombok Utara – Dalam rangka pembinaan karakter intelijen bagi para peserta didik pendidikan dan pengembangan spesialis (Dikbangspes) Bintara Dasar Intelijen Virtual T.A. 2025, Polres Lombok Utara menggelar Upacara Malam Ikrar dan Renungan Intelijen yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting pada Senin malam, 28 Juli 2025, bertempat di Aula Sarja Arya Racana Polres Lombok Utara.

Kegiatan dimulai pukul 20.30 Wita dan diikuti oleh 10 orang peserta Dikbangspes. Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sat Intelkam IPDA I Gusti Bgs. Tritya Sudha Adnyana, S.I.P., serta Kanit 4 Sat Intelkam IPDA I Made Putra Gunawan.

Upacara malam ikrar berlangsung secara khidmat, diawali dengan penyusunan pasukan, menyanyikan Mars Intelkam, penyalaan lilin sebagai simbol semangat dan keteguhan hati, serta pembacaan ikrar intelijen yang diikuti seluruh peserta. Suasana semakin mengharukan saat para peserta menyampaikan pesan moral dan mencium bendera Merah Putih sebagai bentuk komitmen pengabdian kepada negara.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan pentingnya nilai-nilai moral dan ideologi bangsa bagi insan intelijen Polri. Ia menekankan bahwa pembinaan karakter melalui malam ikrar ini merupakan pondasi awal pembentukan sosok intelijen yang setia pada NKRI, berpegang teguh pada rahasia negara, serta menjunjung tinggi nilai profesionalitas dan loyalitas organisasi.

“Tanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap nafas kita, kuatkan keimanan, jaga nama baik intelijen dan Polri, serta jadikan ilmu dan keterampilan intelijen sebagai bekal untuk kepentingan negara, bukan untuk pribadi,” tegas Inspektur Upacara.

Sementara itu, Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai bahwa pembinaan tradisi seperti malam ikrar dan renungan merupakan momen penting dalam membentuk mental dan integritas anggota intelijen Polri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta didik semakin memahami nilai-nilai dasar profesi intelijen. Ini bukan sekadar simbolis, tapi momentum untuk menanamkan loyalitas, semangat pengabdian, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas,” ujar Kapolres.

Ia juga menekankan agar seluruh peserta dapat menjaga integritas, menjunjung tinggi kerahasiaan, dan tetap setia pada organisasi serta bangsa dan negara. “Jadikan nilai-nilai yang ditanamkan dalam pembinaan ini sebagai prinsip dalam setiap pelaksanaan tugas ke depan,” tambahnya.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan laporan akhir dari Komandan Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Kegiatan malam ikrar dan renungan intelijen ini bertujuan untuk menanamkan tradisi serta membentuk budaya karakter intelijen yang sesuai dengan prinsip dan sifat tugas intelijen, sehingga tertanam kuat dalam diri setiap peserta didik sebagai bagian dari insan intelijen Polri yang andal dan profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…