Bali NusraBeritaBerita NTBBreaking NewsDaerahKesehatanLombokMataramNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Jalan Sehat Semarakkan HUT Bhayangkara ke-79 di Mataram

×

Jalan Sehat Semarakkan HUT Bhayangkara ke-79 di Mataram

Share this article

Mataram, NTB — Dalam semangat kebersamaan dan sinergi antarinstansi, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggelar kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025.

Acara yang mengambil titik start di halaman Islamic Center Mataram, Jl. Udayana, ini diikuti oleh ±1.000 peserta dari jajaran kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB, Minggu pagi (22/6/2025).

Kegiatan dimulai sejak pukul 05.30 WITA dengan berkumpulnya para peserta. Tepat pukul 07.05 WITA, barisan jalan sehat yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., bergerak menyusuri rute hingga garis finis di Teras Udayana, Jl. Udayana, Mataram.

Dalam keterangannya, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperingati Hari Bhayangkara semata, melainkan juga sebagai ajang memperkuat sinergitas dan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

“Kami ingin Polri semakin dekat dengan masyarakat. Lewat kegiatan ini, kami juga hadir memberikan pelayanan langsung, mulai dari SIM keliling, SKCK, hingga bantuan sosial. Ini adalah wujud Polri Presisi untuk Indonesia Maju,” ujarnya.

Selaku Ketua Penyelenggara, Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan pihak yang mendukung kelancaran acara ini.

“Jalan sehat ini menjadi simbol kuatnya sinergitas di wilayah Mataram dan NTB secara umum. Kami juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap pelayanan kepolisian, agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting daerah, seperti Waka Polda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho, Dandim 1606/Mataram Letkol Inf Nyarman, Danlanud ZAM, serta Ketua DPRD Kota Mataram Abdul Malik, S.Sos.

Dandim 1606/Mataram Letkol Inf Nyarman, M.Tr. (Han)., yang turut hadir dan mengikuti jalan sehat, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan soliditas dan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Momentum ini menguatkan sinergitas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mataram Abdul Malik, S.Sos., mengapresiasi pelaksanaan jalan sehat ini yang dinilai berdampak positif terhadap hubungan sosial dan edukasi publik.

“Ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga wahana membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tuturnya.

Sesampainya di garis finis pada pukul 07.35 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan video conference bersama Kapolri serta pelaksanaan berbagai layanan publik seperti pembuatan SIM keliling, SKCK, samsat keliling, bhakti kesehatan, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Perayaan Hari Bhayangkara ke-79 ini bukan hanya menjadi momen refleksi dan penghormatan atas pengabdian Kepolisian RI, tetapi juga sarana mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…