Bali NusraBeritaBerita NTBBinkamDaerahEkonomiEkonomi BisnisHewan PeliharaanKetahanan PanganLingkunganLombokLombok BaratNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRI

Babinsa Ajak Peternak Jaga Kebersihan, Bidik Peluang Pasar MBG

×

Babinsa Ajak Peternak Jaga Kebersihan, Bidik Peluang Pasar MBG

Share this article

Lombok Barat, NTB — Di balik aktivitas peternakan ayam petelur di Dusun Bagek Nunggal Barat, Desa Peteluan Indah, Kecamatan Lingsar, tersimpan peluang untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung ketersediaan pangan masyarakat. Usaha milik Bapak Diva yang mengelola ratusan ekor ayam ras petelur menjadi salah satu potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang terus dikembangkan.

 

Untuk mendukung keberlangsungan usaha masyarakat tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Peteluan Indah, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada, Sertu Muhasim, melaksanakan pemantauan peternakan ayam ras petelur milik warga, Kamis (14/10/2026).

 

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemantauan aktivitas usaha, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan pendampingan guna mendorong peternakan yang produktif, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

 

Babinsa Dorong Peternakan Sehat dan Produktif

Dalam kunjungannya, Sertu Muhasim mengimbau pemilik peternakan agar senantiasa memperhatikan kebersihan kandang, termasuk pengelolaan limbah dan kotoran ayam. Langkah tersebut penting untuk mengurangi bau tidak sedap, menjaga kenyamanan warga, serta meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang berkaitan dengan lingkungan peternakan.

 

Menurutnya, keberhasilan usaha masyarakat tidak hanya diukur dari jumlah produksi maupun pendapatan, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha menjaga lingkungan dan membangun hubungan harmonis dengan warga sekitar.

 

“Kami berharap usaha peternakan ayam petelur milik warga ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga maupun masyarakat sekitar. Namun, produktivitas harus tetap diimbangi dengan kebersihan kandang, pengelolaan limbah yang baik, serta kepedulian terhadap kenyamanan warga. Dengan begitu, usaha masyarakat dapat berjalan berkelanjutan dan turut mendukung ketahanan pangan di wilayah Peteluan Indah,” ujar Sertu Muhasim.

 

Selain memperhatikan kebersihan lingkungan, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Apabila muncul persoalan atau gangguan di lingkungan sekitar, warga diimbau segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun kepala dusun setempat.

 

Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan diharapkan dapat ditangani lebih cepat sehingga kegiatan ekonomi masyarakat dapat berlangsung aman dan kondusif.

 

Peternakan Lokal Buka Peluang Ekonomi Warga

Peternakan milik Bapak Diva merupakan bagian dari kelompok peternak Sadar Bersama. Hasil produksinya dipasarkan ke warung-warung terdekat dan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan telur rumah tangga.

 

Pemasaran lokal tersebut memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi desa. Selain mendekatkan produk kepada konsumen, keberadaan peternakan juga berpotensi memperkuat jaringan perdagangan pangan serta membuka kesempatan pengembangan usaha masyarakat.

 

Bagi peternak, keberlanjutan usaha sangat bergantung pada pengelolaan kandang, ketersediaan pakan, kesehatan ternak, kualitas telur, dan kemampuan menjaga pasokan agar tetap stabil.

 

Pemilik peternakan, Bapak Diva, berharap usahanya dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

 

“Kami berharap usaha peternakan ini bisa terus berkembang, hasil produksi tetap terjaga, dan pemasaran telur semakin luas. Saat ini, telur kami dipasarkan ke warung-warung terdekat dan warga sekitar. Kami juga berupaya menjaga kebersihan kandang agar usaha berjalan dengan baik dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat,” ungkap Diva.

 

Ia juga berharap perhatian dan pendampingan dari berbagai pihak dapat membantu peternak lokal mengembangkan usaha secara bertahap, termasuk membuka peluang kerja sama pemasaran apabila kapasitas produksi dan persyaratan yang dibutuhkan telah terpenuhi.

 

Peluang Pasar melalui Program Makan Bergizi Gratis

Di tengah perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi masyarakat, telur ayam ras memiliki potensi sebagai salah satu sumber protein hewani yang dapat mendukung kebutuhan pangan bergizi.

 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi salah satu peluang pasar yang dapat dijajaki peternak lokal, sepanjang terdapat kebutuhan dan kesempatan kerja sama dengan pihak terkait.

 

Bagi peternak di Desa Peteluan Indah, peluang tersebut dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas produk, menjaga kontinuitas pasokan, serta memperbaiki tata kelola usaha agar semakin siap menghadapi kebutuhan pasar.

 

Meski demikian, penyaluran telur ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau mitra pelaksana MBG tetap memerlukan kesesuaian dengan persyaratan kualitas, kapasitas produksi, mekanisme pengadaan, dan kesepakatan kerja sama yang berlaku.

 

Karena itu, pengembangan pasar perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan produksi dan kebutuhan konsumen. Dengan pengelolaan yang tepat, peternakan rakyat berpeluang memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkuat posisi UMKM dalam rantai pasok pangan lokal.

 

Sinergi Babinsa dan Peternak Perkuat Ketahanan Pangan

Kegiatan ini mencerminkan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan dan pelaku usaha dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat. Pendampingan melalui komunikasi langsung diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan, ketertiban, dan keberlanjutan usaha.

 

Dengan jumlah ratusan ekor ayam petelur yang dikelola, usaha Bapak Diva menjadi salah satu potensi ekonomi produktif yang dapat terus dikembangkan sesuai kemampuan dan peluang pasar yang tersedia.

 

Ke depan, pengelolaan peternakan yang semakin baik, pemasaran yang lebih luas, serta dukungan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat usaha peternakan lokal di Desa Peteluan Indah.

 

Pada akhirnya, peternakan ayam petelur bukan sekadar kegiatan menghasilkan telur, melainkan juga bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi keluarga, memperkuat perputaran ekonomi desa, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

 

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Babinsa turut mendorong tumbuhnya semangat usaha masyarakat agar UMKM lokal semakin produktif, peduli terhadap lingkungan, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi demi kesejahteraan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *