Kota Bima, NTB – Polres Bima Kota melalui kegiatan Patroli Presisi Rinjani Strong Point terus meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Bima Kota.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 20.30 Wita. Sebelum pelaksanaan patroli, personel gabungan Polres Bima Kota yang terlibat dalam surat perintah patroli bersama instansi terkait melaksanakan apel persiapan.
Apel dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Masdidin, S.H., yang juga memberikan arahan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai prosedur dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Bima Kota AKP Masdidin, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Presisi Rinjani Strong Point merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjamin keselamatan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.
“Dalam pelaksanaan patroli, personel juga melakukan cooling system dengan memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” jelas AKP Masdidin.
Adapun imbauan yang disampaikan kepada masyarakat antara lain tidak melakukan aksi balap liar, tidak membawa senjata tajam, tidak mengonsumsi minuman keras, serta tidak menggunakan maupun terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Selain melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan, personel juga mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
AKP Masdidin menegaskan kepada seluruh personel agar dalam pelaksanaan tugas tetap mengedepankan etika, mematuhi prosedur yang berlaku, serta mengutamakan sikap humanis dalam setiap tindakan di lapangan.
Dengan dilaksanakannya Patroli Presisi Rinjani Strong Point secara rutin, Polres Bima Kota berharap kehadiran personel di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan Kamtibmas.












