Berita

Patroli Blue Light Strong Point Polsek Asakota Sambangi Warga dan Pemuda, Cegah Gangguan Kamtibmas

×

Patroli Blue Light Strong Point Polsek Asakota Sambangi Warga dan Pemuda, Cegah Gangguan Kamtibmas

Share this article

Kota Bima, NTB – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Personel Piket SPKT Regu II Polsek Asakota Polres Bima Kota melaksanakan patroli Blue Light Strong Point pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 21.40 Wita.

Kegiatan patroli menyasar sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kelurahan Ule, Kelurahan Jatiwangi dan Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, dengan menyambangi warga masyarakat serta para pemuda yang masih berkumpul atau nongkrong di sepanjang jalan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan Kamtibmas, khususnya pada malam hari.

“Dalam pelaksanaan patroli, personel mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif dengan menyambangi masyarakat serta para pemuda. Kami mengajak mereka bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari kegiatan yang dapat memicu terjadinya gangguan Kamtibmas,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan warga lainnya.

Para pemuda juga diimbau untuk menghindari konsumsi minuman keras (miras), perkelahian maupun perbuatan lainnya yang berpotensi menimbulkan tindak pidana.

Selain menyambangi warga, personel juga melaksanakan patroli di sejumlah lokasi dan objek vital sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Personel Polsek Asakota turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan keamanan melalui Call Center 110 Polres Bima Kota yang dapat digunakan sebagai sarana pengaduan masyarakat.

Melalui kegiatan Blue Light Strong Point tersebut, Polsek Asakota berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…