.
.
TUBAN, Kenduruan,– Dalam rangka mendukung program Astacita Presiden Republik Indonesia, Polsek Kenduruan Polresta Tuban terus berkomitmen mendorong penguatan ketahanan pangan di wilayahnya.
Kapolsek Kenduruan Polresta Tuban AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P., bersama anggota melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan lele sebagai salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah nyata Polsek Kenduruan dalam mendukung program pemerintah mengembangkan potensi usaha di bidang perikanan sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan sumber pangan.
Dalam pelaksanaannya, anggota turut melakukan pengecekan kondisi kolam serta memastikan benih ikan lele yang ditebar dapat berkembang dengan baik. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan secara berkelanjutan.
Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr., Opsla, melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. mengatakan bahwa Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami berkomitmen mendukung program Astacita Presiden RI, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan. Penebaran benih ikan lele ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan langkah nyata Polsek Kenduruan bersama anggota untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Harapannya, budidaya ikan lele ini dapat berkembang dengan baik, memberikan hasil yang bermanfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kenduruan Polresta Tuban menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program pemerintah sekaligus menciptakan ketahanan pangan dari tingkat desa. (eko/wono)












