Mataram— Usai upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pukul 11.13 Wita, Kapolda NTB melepas bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak delapan truk bantuan diberangkatkan dari Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB.
Irwasda dan para pejabat utama (PJU) Polda NTB turut hadir dalam pelepasan tersebut. Bantuan disiapkan untuk menunjang kebutuhan dasar warga di tempat perlindungan sementara.
Bantuan yang dikirim cukup beragam, mulai air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mie instan, roti atau biskuit, selimut, alas tidur, hingga terpal.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengatakan, pengiriman bantuan menjadi bentuk empati Polda NTB terhadap warga NTT yang tengah menghadapi musibah. Ia juga mengajak seluruh pihak mendoakan korban serta keluarga yang ditinggalkan.
“Pada hari ini kita turut mendoakan saudara-saudara kita di NTT yang mengalami musibah gempa. Bagi keluarga korban dan almarhum, mudah-mudahan diberikan jalan terang ke surga Allah Subhânahu Wa Ta’ala. Bagi saudara kita yang terdampak, mudah-mudahan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Irjen Pol. Kalingga.
Delapan truk bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, selama berada di lokasi perlindungan sementara. Kapolda NTB menyadari bantuan tersebut tidak serta-merta menghapus duka dan kehilangan akibat bencana.
“Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya menghapus duka dan rasa kehilangan yang dirasakan. Namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, untuk memenuhi kebutuhan dasar,” katanya.
Selain bantuan logistik, Polda NTB juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu penanganan dampak psikologis korban. 10 personel psikologi disiapkan, untuk mendukung kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak.
“Kami juga menyiapkan tenaga kesehatan dan psikologi, untuk membantu saudara-saudara kita melalui trauma healing. Kurang lebih sekitar 10 personel psikologi disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Dukungan lain yakni Korps Brimob Polda NTB. Personel SAR Brimob disiagakan dan siap digerakkan jika diperlukan, untuk membantu proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.
“Untuk Brimob, kami stand by. Tim SAR senantiasa siap digerakkan untuk membantu rekan-rekan kita di Nusa Tenggara Timur jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegas Irjen Kalingga.
Perwira tinggi (Pati) Polri bintang dua itu mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT Kemerdekaan RI, sebagai pengingat pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap sesama, terutama saat saudara sebangsa sedang menghadapi bencana.
“Di tengah semangat kemerdekaan, mari kita buktikan kekuatan Indonesia terletak pada persatuan, gotong royong, rasa kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama,” tutup Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.












