Lombok Barat, NTB – Di tengah hangatnya semangat kebersamaan, suara cangkul, sekop, dan adukan semen berpadu dengan canda tawa warga Dusun Pelepok, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar. Pemandangan itu menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Labuan Tereng, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung, masyarakat bergandengan tangan melaksanakan rabat jalan sepanjang ±300 meter demi menghadirkan akses yang lebih baik bagi seluruh warga, Kamis (6/8/2026).
Wujud Kepedulian TNI untuk Kemajuan Desa
Sejak pagi, Babinsa Labuan Tereng Serka I Nengah Wijaya Antara turun langsung ke lokasi bersama masyarakat. Tanpa canggung, ia ikut mengangkut material bangunan, mencampur adonan semen, hingga meratakan pengecoran jalan bersama warga.
Kegiatan swadaya tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga lahir dari kepedulian, kekompakan, dan kemauan masyarakat untuk maju bersama. Jalan yang dirabat sepanjang ±300 meter itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses transportasi, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Menurut Serka I Nengah Wijaya Antara, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kehadiran kami bukan sekadar membantu tenaga, tetapi juga memberikan semangat kepada masyarakat agar terus menjaga budaya gotong royong. Jika dikerjakan bersama, pembangunan akan lebih cepat selesai dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga,” ujarnya.
Gotong Royong Perkuat Persatuan
Lebih dari sekadar membangun jalan, kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat silaturahmi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Kekompakan yang terlihat selama proses pengecoran menunjukkan bahwa nilai kebersamaan masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan masyarakat Desa Labuan Tereng.
Warga bekerja tanpa mengenal lelah. Ada yang mengangkut pasir, ada yang menyusun material, sementara lainnya bergantian meratakan adukan beton. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan semangat saling membantu demi kepentingan bersama.
Warga Apresiasi Kehadiran Babinsa
Ketua RT 03 Pelepok, Sedah, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian Babinsa yang selama ini selalu hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri sehingga warga semakin bersemangat untuk bergotong royong membangun lingkungan mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat. Dengan gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Kami berharap kebersamaan antara TNI dan warga terus terjalin sehingga pembangunan di desa kami semakin maju,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, sinergi antara TNI dan masyarakat kembali membuktikan bahwa semangat kebersamaan adalah modal utama membangun desa. Jalan yang selesai dirabat bukan hanya menjadi akses penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat bersama Babinsa di wilayah binaan.
Babinsa Labuan Tereng, Koramil 1606-04/Gerung, Kodim 1606/Mataram, gotong royong rabat jalan, rabat jalan Dusun Pelepok, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, TNI AD bersama masyarakat, pembangunan infrastruktur desa, budaya gotong royong, pembinaan teritorial TNI, Serka I Nengah Wijaya Antara, pembangunan jalan desa, berita Lombok Barat, berita NTB, akses transportasi desa, kemanunggalan TNI dan rakyat, pembangunan swadaya masyarakat, infrastruktur pedesaan, human interest TNI, Kodam IX/Udayana, berita TNI hari ini, pembangunan wilayah binaan, Babinsa membantu warga












