Lombok Barat, NTB – Senyum para guru dan antusiasme siswa-siswi SDN 1 Mekarsari mewarnai pelaksanaan program kesehatan di lingkungan sekolah. Di balik kelancaran kegiatan tersebut, tampak sosok Babinsa yang sigap membantu setiap tahapan pelayanan. Kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) Mekarsari, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada, bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Narmada menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir langsung di lingkungan pendidikan. Selasa (4/8/2026).
Babinsa Mekarsari Sertu Burhanudin melaksanakan pendampingan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para guru sekaligus mendukung pelaksanaan imunisasi campak bagi siswa-siswi kelas 1 SDN 1 Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Sinergi TNI dan Tenaga Kesehatan
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara TNI AD melalui Babinsa dengan Puskesmas Narmada dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. Fokus utamanya adalah meningkatkan pelayanan kesehatan preventif dan promotif bagi tenaga pendidik serta peserta didik.
Sejak pagi, Babinsa bersama petugas kesehatan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Mulai dari pengaturan antrean pemeriksaan guru, membantu kelancaran administrasi, hingga menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama proses imunisasi berlangsung.
Sertu Burhanudin menegaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Kehadiran kami bertujuan membantu kelancaran pemeriksaan kesehatan para guru, mulai dari pengaturan antrean, koordinasi dengan pihak sekolah, hingga memastikan seluruh kegiatan berlangsung tertib dan aman,” ujarnya.
Mencegah Penyakit Sejak Dini
Selain pemeriksaan kesehatan bagi tenaga pendidik, tenaga kesehatan dari Puskesmas Narmada juga memberikan imunisasi campak kepada siswa kelas 1 sesuai prosedur yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh anak sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah.
Menurut Sertu Burhanudin, kesehatan merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan bagi guru dan imunisasi bagi siswa, kami berharap dapat mencegah penyebaran penyakit sekaligus menciptakan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman,” tambahnya.
Apresiasi dari Sekolah dan Puskesmas
Kepala SDN 1 Mekarsari, Sahirman, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Babinsa dan tenaga kesehatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan langsung di sekolah memberikan manfaat besar bagi guru maupun peserta didik.
Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan warga sekolah sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Senada dengan itu, Ketua Tim Puskesmas Narmada, Hj. Hilwati, S.Keb, menjelaskan bahwa imunisasi campak bagi siswa kelas 1 merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak dan mencegah potensi penyebaran penyakit di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Babinsa yang selalu hadir membantu setiap kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah. Kehadiran beliau membuat pelaksanaan imunisasi maupun pemeriksaan kesehatan menjadi lebih tertib, lancar, dan efektif,” ungkapnya.
Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Mekarsari kembali menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk di bidang kesehatan.
Komitmen tersebut menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dengan sinergi yang terus terjalin antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan pihak sekolah, diharapkan pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah binaan.












