Berita

Anggota Sat Samapta Polres Sumbawa Bantu Warga yang Kendaraannya Mogok di Jalan Lintas Sumbawa-Bima

×

Anggota Sat Samapta Polres Sumbawa Bantu Warga yang Kendaraannya Mogok di Jalan Lintas Sumbawa-Bima

Share this article

Sumbawa Besar, NTB – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa terus menunjukkan respons cepat dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan serta kenyamanan masyarakat di jalan raya. Personil Unit Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa yang tengah melaksanakan kegiatan Patroli Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sigap membantu seorang warga yang kendaraannya mengalami gangguan mesin, Rabu (29/07/2026) sore.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. melalui Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu menugaskan kegiatan patroli preventif yang dipimpin oleh Aipda Dudi Kharuddin bersama empat personel lainnya berlangsung sekitar pukul 16.30 WITA dengan menggunakan kendaraan dinas roda dua (R2). Sasaran utama dari kegiatan KRYD ini adalah untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sepanjang jalur protokol.

“Saat melintas di Jalan Lintas Sumbawa-Bima, tim patroli mendapati seorang warga yang tengah kesulitan akibat kendaraannya mengalami gangguan mesin di tengah jalan. Tanpa ragu, para personel Sat Samapta langsung menghampiri pengendara tersebut untuk memberikan pertolongan.” ujar Kasat Samapta Iptu M. Tahir Lantu.

Mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya, anggota patroli dengan sigap menderek dan mendorong kendaraan roda empat milik warga tersebut hingga diantarkan dengan selamat sampai ke rumahnya.

“Kehadiran Polri di tengah jalan bukan hanya untuk menjaga Harkamtibmas, tetapi juga siap memberikan pertolongan darurat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Aksi sigap anggota kami dalam membantu warga yang kendaraannya mogok ini merupakan wujud nyata pelayanan humanis kepolisian kepada masyarakat,” ujar petugas di lapangan.

Aksi kepedulian yang ditunjukkan oleh Tim Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa ini mendapat apresiasi hangat dari warga yang dibantu maupun pengguna jalan lain yang melintas. Kehadiran polisi secara nyata di lapangan berhasil memberikan rasa aman, nyaman, serta perlindungan bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan Patroli KRYD di sepanjang Jalan Lintas Sumbawa-Bima tersebut berjalan dengan tertib, lancar, serta situasi Kamtibmas terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…