Berita

Jaga Kondusivitas Kota Bima, Unit Turjawali Amankan Dua Pemuda Bawa Senjata Tajam

×

Jaga Kondusivitas Kota Bima, Unit Turjawali Amankan Dua Pemuda Bawa Senjata Tajam

Share this article

Kota Bima, NTB – Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Unit Turjawali Sat Samapta Polres Bima Kota terus mengintensifkan patroli dialogis di sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 00.30 WITA, dengan sasaran kawasan Taman Amahami dan sekitarnya.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Samapta Ipda Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan bahwa patroli dialogis dilaksanakan sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta menghindari penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam tanpa hak, aksi balap liar, penjambretan, maupun tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Saat melaksanakan patroli di Jalan Sultan Muhammad Salahuddin, kawasan Amahami, Kota Bima, personel mendapati sekelompok pemuda yang diduga merupakan anggota geng PDIB sedang berkumpul. Melihat kondisi tersebut berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap identitas maupun barang bawaan para pemuda tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, personel menemukan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis samurai yang diduga dikuasai tanpa hak. Selanjutnya, petugas mengamankan 2 (dua) orang pemuda beserta barang bukti untuk dibawa ke Mako Polres Bima Kota guna menjalani pemeriksaan awal.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kedua pemuda bersama barang bukti diserahkan kepada Piket Fungsi Reskrim Polres Bima Kota untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Samapta menegaskan bahwa patroli rutin akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polres Bima Kota dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para generasi muda, agar tidak membawa atau menguasai senjata tajam tanpa hak serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum demi terciptanya situasi Kota Bima yang aman, tertib, dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…