Berita

Patroli Ton 2 Sat Samapta Polres Bima Kota Intensifkan Harkamtibmas di Terminal Dara dan Pantai Lawata

×

Patroli Ton 2 Sat Samapta Polres Bima Kota Intensifkan Harkamtibmas di Terminal Dara dan Pantai Lawata

Share this article

Kota Bima, NTB – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Personel Ton 2 Dalmas Sat Samapta Polres Bima Kota melaksanakan patroli rutin di sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Kegiatan patroli dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, mulai pukul 00.00 Wita dengan menyasar kawasan Terminal Dara dan objek wisata Pantai Lawata, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Samapta IPTU Kamaruddin menjelaskan bahwa patroli tersebut merupakan bagian dari kegiatan preventif Sat Samapta untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Bima Kota.

“Personel Ton 2 Dalmas Sat Samapta Polres Bima Kota melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat serta melakukan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya gangguan keamanan,” jelas IPTU Kamaruddin.

Dalam patroli tersebut, personel mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, menghindari penyalahgunaan narkoba, tidak membawa senjata tajam tanpa hak, menjauhi minuman keras, serta tetap waspada terhadap berbagai tindak kriminal seperti penjambretan dan kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, personel juga melakukan monitoring situasi di sekitar lokasi patroli untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan konsolidasi sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan tugas di lapangan.

Kasat Samapta menegaskan bahwa patroli rutin akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Bima Kota dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan patroli ini, diharapkan kehadiran Polri di tengah masyarakat semakin dirasakan sehingga mampu menekan angka kriminalitas dan menciptakan situasi yang aman, tertib, serta kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…