Berita

Jumat Curhat Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima, Serap Aspirasi Masyarakat dan Sosialisasikan Call Center 110

×

Jumat Curhat Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima, Serap Aspirasi Masyarakat dan Sosialisasikan Call Center 110

Share this article

Kota Bima, NTB – Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui program Jumat Curhat, sebagai wadah untuk menyerap aspirasi, masukan, serta pengaduan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan Jumat Curhat dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) pukul 08.30 Wita di Area Pelabuhan Bima, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Iptu Yakub, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dipimpin oleh Ka SPKT II Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima, AIPTU Sahrul, bersama personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima.

“Jumat Curhat merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri yang bertujuan membuka ruang komunikasi secara langsung antara Polri dan masyarakat, sehingga masyarakat dapat menyampaikan masukan, tanggapan, maupun pengaduan terkait berbagai persoalan kamtibmas yang terjadi di lingkungan mereka,” jelas Iptu Yakub.

Dalam kegiatan tersebut, para buruh pelabuhan, pekerja, dan masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai saran, usulan, maupun keluhan yang berkaitan dengan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima. Melalui dialog yang berlangsung secara terbuka dan humanis, personel kepolisian menyerap berbagai aspirasi sebagai bahan evaluasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Selain mendengarkan aspirasi masyarakat, AIPTU Sahrul bersama personel juga memberikan sosialisasi mengenai layanan pengaduan cepat Call Center 110 kepada para pekerja dan buruh yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Masyarakat diberikan pemahaman bahwa layanan Call Center 110 dapat dimanfaatkan untuk melaporkan secara cepat berbagai gangguan kamtibmas, kejadian bencana alam, kebakaran, maupun kebutuhan pelayanan kepolisian lainnya, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Di akhir kegiatan, AIPTU Sahrul menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para buruh serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan Jumat Curhat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat yang telah hadir dan saling bertukar pikiran dalam kegiatan ini. Semoga silaturahmi yang terjalin membawa manfaat, menjadi ladang amal dan keberkahan bagi kita semua. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua,” tutupnya.

Melalui kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat diantisipasi dan diselesaikan bersama demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…