Berita

Bhabinkamtibmas Desa O’o Amankan Turnamen Sepak Bola Mini O’o Mantika Cup IX 2026, Wujudkan Pertandingan Aman dan Sportif

×

Bhabinkamtibmas Desa O’o Amankan Turnamen Sepak Bola Mini O’o Mantika Cup IX 2026, Wujudkan Pertandingan Aman dan Sportif

Share this article

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya kegiatan olahraga, Bhabinkamtibmas Desa O’o Polsek Dompu BRIPKA Ady Soepriadin, S.H. melaksanakan pengamanan Turnamen Sepak Bola Mini O’o Mantika Cup IX Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Mini Desa O’o, Kecamatan Dompu, Rabu (22/7/2026) pukul 16.00 WITA.

Pada pertandingan hari itu mempertemukan dua laga, yakni Lahila FC melawan Bumi Pajo serta BUD Perkasa menghadapi SL Pride, yang disaksikan oleh masyarakat dan para pendukung masing-masing tim.

Selain melaksanakan pengamanan, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada para pemain, official, suporter, dan seluruh penonton agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

Dalam penyampaiannya, BRIPKA Ady Soepriadin, S.H. mengajak seluruh pihak untuk menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan sebagai pemicu perselisihan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemain, official, suporter, dan masyarakat agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati setiap keputusan wasit, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai sarana mempererat persaudaraan dan mencari bibit-bibit atlet sepak bola yang berprestasi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar BRIPKA Ady Soepriadin.

Berkat kehadiran personel Polri serta kerja sama seluruh peserta dan masyarakat, pelaksanaan pertandingan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan Kamtibmas.

Kapolsek Dompu IPDA Sarbani, S.H. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kemitraan dengan warga.

“Bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai garda terdepan Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat. Selain melakukan pengamanan, personel juga aktif memberikan edukasi dan imbauan agar setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan. Kehadiran anggota di lapangan merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis,” ungkap IPDA Sarbani.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika memberikan apresiasi kepada Bhabinkamtibmas Polsek Dompu yang terus menunjukkan dedikasi dalam mengawal setiap aktivitas masyarakat.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas yang selalu hadir memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi, memberikan edukasi, dan memperkuat kemitraan guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Kami berharap semangat sportivitas dan kebersamaan terus terjaga sehingga seluruh rangkaian Turnamen O’o Mantika Cup IX Tahun 2026 dapat berlangsung sukses, aman, dan menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Polres Dompu mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, sportivitas, dan ketertiban selama berlangsungnya setiap kegiatan olahraga, sehingga dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan di Kabupaten Dompu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…