Kepolisian Resor Lombok Barat terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hari. Langkah preventif ini direalisasikan melalui intensifikasi kegiatan patroli malam yang menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Lombok Barat. Upaya tersebut diambil guna meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kelancaran arus lalu lintas demi kenyamanan masyarakat yang beraktivitas maupun yang beristirahat.
Pada Minggu (28/06/2026) mulai pukul 22.30 WITA hingga selesai, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat bergerak menyisir kawasan jalan strategis. Fokus utama pergerakan personel kali ini dipusatkan di sepanjang jalur lambat maupun jalur utama Bypass BIL 2. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu jalur vital yang menghubungkan antarwilayah sekaligus kerap menjadi titik berkumpulnya kalangan remaja saat malam akhir pekan.
Langkah Preventif Personel Gabungan Pos GMS dan Pos Rumak
Pelaksanaan patroli malam tersebut melibatkan personel gabungan dari Pos Gerbang Gili Mas (GMS) dan Pos Rumak. Anggota yang tergabung dalam Unit Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli) tersebut bergerak secara dinamis menggunakan kendaraan dinas untuk memantau situasi secara langsung di lapangan. Kehadiran polisi di jalan raya pada jam-jam rawan ini terbukti efektif dalam menekan niat para pelaku kejahatan maupun mencegah pelanggaran lalu lintas yang berisiko memicu kecelakaan.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., memberikan penjelasan mengenai esensi dari kegiatan yang rutin digelar ini. Pihaknya menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan utama untuk memberikan rasa aman serta memastikan bahwa aturan hukum dan keselamatan tetap ditegakkan di wilayah tersebut.
“Kami dari jajaran Satlantas Polres Lombok Barat terus berupaya maksimal untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan di jalan raya. Patroli malam di sepanjang Bypass BIL 2 ini merupakan langkah nyata kami dalam memantau dinamika arus lalu lintas sekaligus memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar senantiasa tertib dan patuh dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H.
Antisipasi Aksi Balap Liar, Kejahatan 3C, dan Kerumunan Pemuda
Selain mengawasi kelancaran arus kendaraan, misi penting dari patroli berskala rutin ini adalah mengantisipasi aksi balapan liar yang kerap memanfaatkan trek lurus Bypass BIL 2. Tidak hanya itu, petugas juga memperketat pengawasan terhadap potensi tindak kriminalitas 3C, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), serta tindakan melanggar hukum lainnya yang dapat meresahkan warga sekitar maupun pengguna jalan.
Dalam pergerakannya, petugas di lapangan juga mengedepankan pendekatan humanis namun tegas. Personel Unit Turjawali menghampiri kelompok anak muda yang kedapatan masih berkerumun di beberapa titik yang sepi dan minim penerangan. Para pemuda tersebut diberikan edukasi mengenai risiko keamanan dan diimbau untuk segera kembali ke rumah masing-masing agar tidak menjadi sasaran empuk dari pelaku kejahatan jalanan.
Hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan patroli malam tersebut, Satlantas Polres Lombok Barat melaporkan bahwa situasi secara umum di jalur Bypass BIL 2 berada dalam keadaan kondusif. Arus lalu lintas dari kedua arah terpantau berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya hambatan berarti maupun laporan mengenai terjadinya insiden menonjol.












