.
TUBAN, Kenduruan,– Ketahanan pangan tak sekadar soal stok beras di gudang. Ia menyangkut masa depan bangsa: masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera. Memahami itu, Polri melalui jajaran Polda Jatim terus hadir menjaga stabilitas distribusi hingga pendampingan langsung ke petani.
Komitmen tersebut kembali dibuktikan Rabu, (24/06/2026) di Desa Sidomukti, Kec. Kenduruan, Kab. Tuban. AIPTU Poniman, Polisi RW sekaligus Petugas Polmas Desa Sidomukti, turun langsung ke ladang untuk mengecek perkembangan tanaman jagung milik warga petani.
Kegiatan ini bagian dari dukungan Polri terhadap program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan. Pengawasan dilakukan mulai hulu ke hilir: pengawasan distribusi, pendampingan program, sampai sinergi dengan stakeholder terkait.
Langkah di lapangan ini sejalan dengan arahan Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno, S.H., M.H. selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, dan Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., serta Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. Ketiganya menegaskan Polri terus berkomitmen menjamin ketersediaan pangan dan gizi masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya menjaga Kamtibmas, tapi juga memastikan rantai pangan berjalan lancar. Dari cek tanaman jagung di Sidomukti ini, kita bisa deteksi lebih awal kendala petani, sehingga panen tetap terjaga,” ujar AKP Teguh.
Dengan kolaborasi Polri, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan Indonesia makin mandiri pangan. Sebab saat kebutuhan pangan terpenuhi, fondasi Indonesia yang makmur jadi lebih kuat.
Polri mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketahanan pangan mulai dari sekarang, demi generasi yang lebih sehat dan sejahtera. (eko/wono)












