TUBAN Bancar — Polsek Bancar Polres Tuban terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Bripka Nasri Fikhrom, anggota Polsek Bancar, yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring dan pendampingan perawatan tanaman jagung milik warga di Desa Tenggerkulon, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban.
Kegiatan edukasi dan pemantauan ini dilaksanakan atas arahan serta perintah langsung dari Kapolsek Bancar, IPTU Dwi Purwoko, S.H., serta Kapolres Tuban, AKBP Alaidin, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran personel kepolisian di tengah lahan pertanian ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal, bebas dari hama, sekaligus mengantisipasi kendala pasokan air yang sering dihadapi petani.
Kapolsek Bancar IPTU Dwi Purwoko, S.H., menjelaskan bahwa monitoring ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan bentuk dukungan moril dan teknis agar produktivitas pertanian di wilayah Bancar tetap stabil.
“Sesuai dengan instruksi Bapak Kapolres Tuban AKBP Alaidin, S.H., S.I.K., M.H., Polri harus hadir dan menjadi motor penggerak masyarakat, salah satunya dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan lokal. Kami ingin memastikan para petani mendapatkan pendampingan yang maksimal agar hasil panen mereka melimpah,” ujar IPTU Dwi Purwoko.
Dalam kegiatannya, Bripka Nasri Fikhrom berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap aspirasi seputar kendala pupuk dan pola tanam yang efektif, guna meminimalisir risiko gagal panen.
Kehadiran aktif Bripka Nasri di ladang mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat setempat. Sunti (48), salah satu petani jagung di Desa Tenggerkulon, mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dari pihak kepolisian.
“Kami merasa sangat senang dan dihargai. Jarang-jarang ada pak polisi yang mau panas-panasan ikut ngecek jagung ke sawah. Kehadiran Bripka Nasri membuat kami lebih bersemangat, apalagi kami juga bisa sambat (mengeluh) dan berdiskusi langsung kalau ada kendala hama atau air. Semoga pendampingan seperti ini terus berlanjut sampai musim panen tiba,” ungkap Sunti.












