Berita

Polres Lombok Barat Sinergi Atasi Bullying di SMAN 2 Gerung

×

Polres Lombok Barat Sinergi Atasi Bullying di SMAN 2 Gerung

Share this article
Polres Lombok Barat Gandeng Guru SMAN 2 Gerung Cegah Kenakalan Remaja di Sekolah

Lombok Barat – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, jajaran Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mengintensifkan upaya pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai lini kehidupan. Salah satu fokus utamanya adalah menjaga stabilitas kamtibmas di dalam ekosistem pendidikan menengah atas. Langkah strategis ini direalisasikan guna membangun lingkungan belajar yang aman, tertib, sekaligus bebas dari segala bentuk ancaman sosial yang jamak mengintai generasi muda saat ini.

Guna mewujudkan visi tersebut, Satuan Binmas Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan koordinasi mendalam bersama jajaran pimpinan dan tenaga pendidik di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Agenda formal yang berlangsung pada Jumat pagi, 12 Juni 2026, mulai pukul 09.30 WITA ini, dirancang secara khusus untuk merumuskan langkah taktis pencegahan pelanggaran sosial di kalangan siswa.

Komitmen Bersama Menjaga Kamtibmas Sektor Pendidikan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, Iptu Muh. Mahrip, menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di tengah-tengah lingkungan institusi pendidikan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan struktural. Langkah ini dilakukan demi memastikan keselamatan generasi penerus bangsa. Hubungan kemitraan antara kepolisian dan pihak sekolah dinilai menjadi pilar krusial dalam mendeteksi serta meminimalisasi potensi gangguan keamanan secara dini.

Dalam arahan teknisnya, Iptu Muh. Mahrip menjelaskan bahwa koordinasi ini berfokus sepenuhnya pada penguatan karakter anak didik melalui pendekatan normatif dan edukatif. Pihaknya memandang pihak sekolah, utamanya kepala sekolah dan para guru, sebagai perpanjangan tangan kepolisian. Para guru bertugas dalam mengawasi dinamika psikososial siswa selama berada di kawasan lembaga formal tersebut.

“Kami menyadari bahwa upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif tidak dapat bertumpu pada aparat kepolisian semata. Dibutuhkan kerja sama yang erat dan berkelanjutan dengan para pendidik di sekolah. Sinergi ini penting agar setiap potensi penyimpangan perilaku remaja dapat segera diredam sebelum berkembang menjadi masalah hukum yang lebih pelik,” ujar Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, Iptu Muh. Mahrip saat memberikan keterangan tertulis pasca-kegiatan koordinasi tersebut.

Langkah Taktis Penegasan Kedisiplinan dan Mitigasi Perundungan

Pertemuan koordinasi intensif yang diselenggarakan di SMAN 2 Gerung, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat tersebut dipimpin secara langsung oleh tim pelaksana lapangan dari Sat Binmas. Delegasi kepolisian yang bertugas terdiri dari Kanit Bintibos Ipda Rusdin, didampingi oleh dua personel senior, yakni Aiptu Imd. Indra Sumadi dan Aipda Alimudin. Kehadiran para perwira beserta bintara tinggi ini disambut secara kooperatif oleh Kepala Sekolah beserta dewan guru SMAN 2 Gerung.

Dalam uraian kegiatannya, dialog yang terbangun di antara kedua belah pihak mengerucut pada tiga pokok permasalahan utama yang saat ini menjadi perhatian nasional. Ketiga fokus bahasan tersebut meliputi strategi komprehensif pencegahan kenakalan remaja demi menjaga kamtibmas, optimalisasi sistem pembinaan kedisiplinan siswa di area sekolah, serta perumusan langkah preventif yang konkret guna mengeliminasi praktik perundungan atau bullying antar-pelajar.

“Fokus utama kami hari ini adalah meletakkan landasan pemahaman yang kokoh bersama kepala sekolah dan guru mengenai bahaya laten perundungan atau bullying. Perilaku ini tidak hanya merusak mental korban, tetapi juga menodai integritas institusi pendidikan. Melalui sinergi yang konsisten ini, kami berharap para guru dapat lebih proaktif mengawasi interaksi siswa serta menerapkan kedisiplinan yang tegas namun tetap mendidik,” papar Kanit Bintibos Ipda Rusdin di sela-sela dialog koordinasi.

Apresiasi Pihak Sekolah dan Jaminan Kondusifitas Lingkungan

Respons positif datang dari pihak manajemen sekolah dan jajaran dewan guru SMAN 2 Gerung. Kehadiran jajaran Sat Binmas Polres Lombok Barat dinilai memberikan rasa aman. Kedatangan mereka juga memperkuat legitimasi sekolah dalam menegakkan peraturan tata tertib internal bagi para siswa. Pihak sekolah sepakat untuk memperketat pengawasan koridor kelas dan mengoptimalkan peran guru Bimbingan Konseling (BK) demi mendeteksi gejala-gejala awal adanya ketidakdisiplinan atau tindakan intimidasi fisik maupun verbal.

Hingga berakhirnya seluruh rangkaian agenda koordinasi, jalannya kegiatan dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Kesepakatan serta kesepahaman yang tercapai dalam pertemuan ini diharapkan mampu segera diimplementasikan dalam bentuk tindakan nyata di lapangan. Semua pihak berkomitmen mewujudkan kamtibmas yang ideal, guna memastikan SMAN 2 Gerung tetap menjadi tempat belajar yang sehat, aman, nyaman, dan berprestasi di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *