Berita

Polsek Plampang Evakuasi Jenazah Pelajar yang Tenggelam di Bendungan Tiu Kulit Maronge

×

Polsek Plampang Evakuasi Jenazah Pelajar yang Tenggelam di Bendungan Tiu Kulit Maronge

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar berusia 14 tahun berinisial AR. Korban ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di area Bendungan Tiu Kulit, Desa Simu, Kecamatan Maronge, Kamis (11/06/2026).

Peristiwa bermula saat korban berpamitan kepada ibunya untuk pergi bermain bersama teman sekolahnya sekitar pukul 11.00 WITA. Tak berselang lama, keluarga mendapatkan informasi dari teman sekolah korban bahwa AR telah tenggelam di bendungan. Mendengar kabar tersebut, masyarakat setempat segera bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Plampang Iptu Joko Wilopo membenarkan adanya musibah tenggelam yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ia menjelaskan bahwa tim gabungan masyarakat dan pihak kepolisian segera melakukan evakuasi setelah korban ditemukan.

“Sekitar pukul 13.00 WITA, korban berhasil ditemukan di area pembuangan bendungan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Kami langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Maronge untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga tenggelam setelah terjun dari pintu utama pembuangan bendungan. Korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang, sehingga saat terjun ke area yang dalam, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan terseret arus.

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Sumbawa untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan atau tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Melihat seringnya terjadi musibah serupa di area perairan, Kapolsek mengimbau seluruh orang tua agar lebih intensif mengawasi aktivitas anak-anaknya saat berada di luar rumah. “Kami imbau kepada orang tua untuk terus memantau lokasi bermain anak-anak. Jangan biarkan anak bermain di area berbahaya seperti bendungan atau sungai, terutama bagi mereka yang tidak bisa berenang, guna mencegah jatuhnya korban jiwa kembali,” tegasnya.

Saat ini, jenazah AR telah disemayamkan di rumah duka di Dusun Unter Telang, Desa Maronge, untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *