Berita

SATLANTAS POLRES DOMPU AMANKAN KEGIATAN CAR FREE DAY, WUJUDKAN KAMSELTIBCARLANTAS YANG AMAN DAN KONDUSIF

×

SATLANTAS POLRES DOMPU AMANKAN KEGIATAN CAR FREE DAY, WUJUDKAN KAMSELTIBCARLANTAS YANG AMAN DAN KONDUSIF

Share this article

Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dompu melaksanakan kegiatan pengamanan, pengaturan, dan penjagaan dalam rangka kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya antara Simpang LM. Koramil hingga Simpang DPRD Kabupaten Dompu, Minggu (07/06/2026) pagi.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kegiatan masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lokasi juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun potensi kecelakaan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Kasat Lantas Polres Dompu, IPTU I Komang Wahyu Purbayasari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan Car Free Day merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Minggu sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Pengamanan kegiatan Car Free Day ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap minggu oleh personel Satlantas Polres Dompu. Tujuannya untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, aman, dan tertib selama pelaksanaan CFD,” ujar IPTU Komang Wahyu.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran personel lalu lintas di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan aman dan lancar.

“Kegiatan Car Free Day merupakan sarana positif bagi masyarakat untuk berolahraga dan berinteraksi sosial. Oleh karena itu, Polres Dompu melalui Satlantas selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan arus lalu lintas tetap lancar serta kondusif,” ungkap IPTU Nyoman.

Hasil dari kegiatan tersebut terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan tertib di tengah aktivitas masyarakat, serta meningkatnya rasa aman melalui kehadiran personel Polri yang mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…