Berita

Bhabinkamtibmas Desa Denggen Timur Pererat Silaturahmi dengan Warga, Ajak Aktif Jaga Kamtibmas

×

Bhabinkamtibmas Desa Denggen Timur Pererat Silaturahmi dengan Warga, Ajak Aktif Jaga Kamtibmas

Share this article

Lombok Timur – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Denggen Timur, Polsek Sakra, Aipda Heru Lombi, melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan warga Dusun Gunung Siup, Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, pada Sabtu (6/6/2026) pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan silaturahmi tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan dan komunikasi langsung dengan masyarakat guna memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dalam suasana penuh keakraban, Aipda Heru Lombi berdialog dengan warga terkait berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggalnya guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Selain itu, Aipda Heru Lombi mengimbau masyarakat untuk mengaktifkan kembali kegiatan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sebagai salah satu langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, keberadaan Poskamling sangat penting untuk memperkuat sistem keamanan swakarsa dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kamtibmas dengan menghidupkan kembali kegiatan Poskamling dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Aipda Heru Lombi.

Dalam kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan bahwa apabila terdapat kegiatan masyarakat yang membutuhkan kehadiran atau pengamanan dari pihak kepolisian, warga diharapkan segera berkoordinasi dan menghubungi Bhabinkamtibmas agar dapat diberikan pelayanan dan pendampingan secara maksimal.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Desa Denggen Timur, khususnya Dusun Gunung Siup.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang menyambut baik kehadiran serta perhatian Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…