Berita

Polres Lombok Barat Sosialisasi KEMOS 110 di Desa Kuripan

×

Polres Lombok Barat Sosialisasi KEMOS 110 di Desa Kuripan

Share this article
KEMOS 110: Cara Polres Lombok Barat Percepat Respons Aduan Warga

Lombok Barat, Aparat kepolisian dari Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Barat terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah nyata ini kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan patroli dialogis yang menyasar pemukiman warga dan pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukumnya. Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan tersebut, petugas kepolisian berupaya meminimalisir segala bentuk potensi gangguan keamanan. Langkah ini sekaligus dilakukan untuk mempererat hubungan komunikasi antara Polri dan warga setempat.

Patroli preventif ini dirancang untuk menghadirkan rasa aman secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran personel berseragam di lapangan diharapkan mampu mengurungkan niat para pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan kelengahan warga. Selain melakukan pengawasan wilayah, petugas juga aktif menyambangi warga yang sedang beraktivitas. Petugas memberikan imbauan-imbauan kamtibmas secara humanis demi menjaga situasi tetap kondusif.

Sosialisasi Inovasi KEMOS 110 Melalui Patroli Dialogis di Desa Kuripan

Pada hari Sabtu, (06/06/2026) sekitar pukul 09.22 WITA, Personel Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan di lapangan. Mereka menggelar giat patroli dialogis yang bertempat di Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Dalam kesempatan tersebut, petugas tidak hanya sekadar memantau situasi keamanan wilayah. Petugas juga membawa misi penting untuk mengenalkan program pelayanan terbaru kepolisian kepada masyarakat setempat. Program tersebut adalah inovasi KEMOS, yang merupakan akronim dari Kecepatan Melayani SOS melalui layanan panggilan darurat 110.

Inovasi KEMOS 110 ini dihadirkan sebagai solusi modern untuk mempercepat respons kepolisian dalam menangani laporan darurat dari masyarakat. Melalui sistem ini, setiap aduan atau permohonan bantuan yang masuk akan langsung terintegrasi. Laporan tersebut akan direspons dengan cepat oleh personel terdekat di lapangan. Langkah ini diambil guna memberikan kepastian pelayanan yang prima, cepat, dan tanggap terhadap segala bentuk dinamika di lingkungan warga.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., memberikan penjelasan. Beliau memaparkan mengenai esensi dari kegiatan interaksi langsung tersebut. Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat di tingkat desa menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Kami melaksanakan komunikasi melalui patroli dialogis dengan warga setempat sekaligus menyerap informasi yang berkembang di lapangan. Langkah ini sangat penting untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah hukum Polres Lombok Barat,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H.

Menghadirkan Rasa Aman Melalui Pelayanan Prima Sat Samapta

Lebih lanjut, dalam dialog yang berlangsung hangat dengan warga Desa Kuripan, Personel Unit Patroli Samapta menekankan pentingnya pemanfaatan nomor darurat 110. Layanan ini dapat digunakan jika sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian. Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat tidak ragu atau bingung ke mana harus melapor saat menghadapi situasi darurat. Warga bisa langsung menghubungi kontak tersebut saat menemui tindakan kriminalitas ataupun gangguan ketertiban umum di lingkungan mereka.

“Sosialisasi layanan 110 ini kami gencarkan untuk bantuan kepolisian, guna memberikan pelayanan, pengayoman, dan rasa aman yang maksimal kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa negara, melalui Polri, selalu hadir saat masyarakat membutuhkan,” tambah Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H.

Melalui konsistensi pelaksanaan patroli dialogis dan pengenalan inovasi KEMOS 110 ini, Sat Samapta Polres Lombok Barat memiliki harapan besar. Mereka berharap dapat menciptakan harkamtibmas yang aman dan kondusif secara berkelanjutan. Kehadiran Polri di lapangan bukan lagi sekadar penegak hukum, melainkan representasi nyata dari sosok pelindung, pelayan, dan pengayom. Institusi ini memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan seluruh warga Kabupaten Lombok Barat. Masyarakat Desa Kuripan pun menyambut baik kegiatan ini dan berkomitmen untuk ikut serta menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *