Bali NusraBeritaBerita NTBLombokLombok BaratNTBNTB One TerkiniTNI-Polri

Di Bawah Cahaya Malam, Satgas Garuda Bangun Harapan

×

Di Bawah Cahaya Malam, Satgas Garuda Bangun Harapan

Share this article

Mataram, NTB – Ketika sebagian besar warga beristirahat menikmati malam, suasana berbeda terlihat di lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Inisiasi Presiden Prabowo yang menghubungkan wilayah Desa Suka Makmur dan Desa Karang Bongkot, Kabupaten Lombok Barat, Kamis malam (4/6/2026).

Di bawah sorot lampu kerja dan ditemani semangat pengabdian yang tak pernah padam, personel Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Perintis Garuda terus berjibaku menyelesaikan pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Bagi warga sekitar, proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan tersebut menjadi simbol harapan baru untuk memperlancar mobilitas, memperpendek waktu tempuh, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di kedua wilayah selama 30 tahun dinantikan.

Pengabdian Tanpa Mengenal Waktu

Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari kondisi medan hingga keterbatasan waktu, personel Satgas tetap menunjukkan dedikasi tinggi. Bersama masyarakat, mereka bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan konstruksi agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana.

Pemandangan kebersamaan antara TNI dan warga menjadi gambaran nyata semangat gotong royong yang masih kuat terjaga. Tidak hanya mempercepat pekerjaan, sinergi tersebut juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam membangun daerah.

Perwira Pengawas (Pawas) Satgas, Kapten Inf Saparudin, menegaskan bahwa percepatan pembangunan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kualitas pekerjaan.

“Seluruh personel memiliki komitmen yang sama, yakni memberikan hasil terbaik bagi masyarakat. Kami terus bekerja maksimal agar pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga,” ujarnya.

Harapan Besar dari Masyarakat

Di tengah aktivitas pembangunan yang berlangsung hingga malam hari, dukungan masyarakat terus mengalir. Salah satunya datang dari Muhaidin (42), warga Kebon Kongok, yang mengaku bangga melihat semangat para personel satgas.

Menurutnya, kerja keras yang ditunjukkan anggota TNI menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur melihat bapak-bapak TNI tetap bekerja siang dan malam demi terwujudnya jembatan ini. Semoga pembangunannya segera selesai sehingga manfaatnya bisa dirasakan bersama oleh seluruh warga,” tutur Muhaidin.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan menjadi urat nadi baru bagi aktivitas masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi, jembatan ini juga diyakini mampu mendukung distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

Lebih dari sekadar penghubung dua wilayah, jembatan tersebut menjadi representasi hadirnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Semangat pengabdian yang ditunjukkan Satgas Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya dibangun dengan material dan peralatan, tetapi juga oleh dedikasi, kerja keras, serta kepedulian terhadap masa depan masyarakat.

Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera berdiri kokoh sebagai penghubung harapan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan warga Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *