Berita

Pemkab Lombok Utara Matangkan Bulan Kebudayaan dan Pariwisata 2026, Delapan Event Siap Meriahkan Juli

×

Pemkab Lombok Utara Matangkan Bulan Kebudayaan dan Pariwisata 2026, Delapan Event Siap Meriahkan Juli

Share this article

 

Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyatukan langkah untuk menghidupkan kembali denyut budaya dan pariwisata daerah. Rencana penyelenggaraan Bulan Kebudayaan dan Pariwisata 2026 dibahas dalam forum sosialisasi di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Selasa (26/5/2026) pukul 14.30 Wita.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, serta pegiat budaya dan pariwisata. Kasat Binmas Polres Lombok Utara AKP Agus Sugianto S.H. mewakili Kapolres, sementara Pabung TNI Kapten Inf Ngakan Made Marjana hadir mewakili Dandim 1606.

Turut hadir pula Kepala Dinas Dikbudpora M. Najib http://S.Pd., http://M.Pd., Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Kamardi S.H., serta kepala desa dari Senaru, Gondang, Kayangan, dan Tanjung.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Lombok Utara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati yang disampaikan oleh Kadis Dikbudpora. Diskusi mengarah pada satu tujuan: memperkuat identitas budaya Sasak sekaligus menjadikan pariwisata sebagai pilar penggerak ekonomi daerah.

Sepanjang Juli 2026, masyarakat akan disuguhkan delapan agenda yang memadukan tradisi, seni, dan kebersamaan:

1. Fashion Street – 1 Juli di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung
2. Festival Sate Tanjung – 2 Juli di lokasi yang sama
3. Turnamen Gasing – 3–7 Juli di Lapangan Umum Gondang
4. Perang Bintang Peresean KLU – 11–13 Juli di Senaru, Bayan
5. Lomba Karaoke Lagu Sasak Dayan Gunung – 18–19 Juli di RTH Menggala, Pemenang, dengan opsi lokasi di Bangsal dekat Kantor Dispar KLU
6. HUT KLU Ke-18 – 21 Juli di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung
7. Pentas Kesenian – 25 Juli di Amfiteater Kayangan
8. Pawal Budaya – 30 Juli di Lapangan Tioq Tata Tunaq, Tanjung

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 16.30 Wita.

Melalui momentum ini, Lombok Utara berupaya merawat warisan budaya, mempererat ikatan masyarakat, dan membuka ruang bagi wisatawan untuk merasakan keunikan daerah di kaki Rinjani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *