Berita

Polsek Gerung dan Mitra Pastikan Pasokan Jagung Aman untuk Ketahanan Pangan

×

Polsek Gerung dan Mitra Pastikan Pasokan Jagung Aman untuk Ketahanan Pangan

Share this article
Komitmen Polsek Gerung Mengawal Distribusi Komoditas Strategis untuk Menjaga Ketahanan Pangan

Kepolisian Sektor (Polsek) Gerung, Polres Lombok Barat, Polda NTB, terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program pemerintah pusat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengawal dan memastikan kelancaran distribusi komoditas pangan strategis di wilayah hukum mereka. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas pasokan serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Pada Senin, 25 Mei 2026, Polsek Gerung memfasilitasi sekaligus mengawal pendistribusian komoditas jagung pipilan kering dari mitra lokal. Distribusi ini diarahkan menuju Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Narmada yang terletak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara aparat kepolisian, pelaku usaha, dan Perum Bulog. Upaya bersama ini dilakukan dalam menjaga rantai pasok pangan tetap aman dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Sinergi Polsek Gerung dan Mitra Bulog dalam Menjaga Ketahanan Pangan

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, memberikan penegasan penting. Beliau menegaskan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab moral dan struktural untuk memastikan seluruh program nasional berjalan tanpa hambatan. Program yang dimaksud adalah program yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pengawalan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan implementasi langsung dari instruksi Kapolri untuk mendukung ketahanan pangan nasional di tingkat kewilayahan.

“Kami dari jajaran Polsek Gerung berkomitmen penuh untuk mengawal setiap tahapan program ketahanan pangan ini. Pendistribusian komoditas jagung pipilan menuju Gudang Bulog Narmada ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Polri, masyarakat, dan pihak Bulog. Kerja sama ini bertujuan guna memastikan ketersediaan pangan strategis tetap terjaga dengan baik,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran saat memberikan keterangan resminya.

Kegiatan pendistribusian yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA ini berpusat di UD Barokah. Ini adalah sebuah usaha dagang yang berlokasi di Dusun Mesanggok, Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung. UD Barokah yang dimiliki oleh seorang pengusaha lokal, Haji Rozan, merupakan salah satu mitra resmi dari Perum Bulog. Mitra ini bergerak menyuplai hasil pertanian lokal untuk diserap oleh negara.

Memenuhi Standar Ketat Kualitas Bulog Demi Ketahanan Pangan

Dalam proses distribusi tersebut, aspek kualitas menjadi prioritas utama. Sebelum jagung dimuat dan diberangkatkan, pihak terkait telah melakukan pengujian menyeluruh terhadap kondisi fisik komoditas tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jagung pipilan kering yang berasal dari gudang milik Haji Rozan memiliki kadar air tepat di angka 14,00 persen. Angka ini telah memenuhi regulasi dan standar kualitas ketat yang ditetapkan oleh Perum Bulog NTB. Standar ini berlaku untuk komoditas yang layak disimpan dalam jangka panjang.

Haji Rozan selaku pemilik UD Barokah menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung program pemerintah melalui jalur Polsek Gerung. Sebanyak 16.000 kilogram atau setara dengan 16 ton jagung pipilan kering disiapkan dalam armada angkutan. Seluruh jagung tersebut dikemas rapi di dalam karung dengan berat bersih masing-masing mencapai 70,8 kilogram. Hal ini dilakukan sehingga mempermudah proses verifikasi dan bongkar muat di lokasi tujuan.

Pengawalan Ketat Bhabinkamtibmas dan Mewujudkan Ketahanan Pangan

Untuk memastikan keamanan selama di perjalanan, jalannya distribusi ini didampingi dan dikawal langsung oleh personel Bhabinkamtibmas Desa Beleka, Polsek Gerung. Pengawalan ketat ini dilakukan mulai dari titik keberangkatan di Dusun Mesanggok menggunakan armada truk dengan nomor polisi DR 8428 DK. Rute perjalanan ini melintasi jalan raya menuju Gudang Bulog Narmada.

Setibanya di lokasi tujuan, truk pengangkut tidak langsung membongkar muatan. Pihak otoritas Gudang Bulog Narmada terlebih dahulu melakukan pengecekan ulang secara prosedural. Proses ini dihadiri oleh pegawai Bulog setempat bersama perwakilan pengirim, Ahmad Pahrurozi. Pengecekan kembali difokuskan pada kadar air jagung untuk memastikan tidak ada perubahan kualitas selama perjalanan. Setelah hasil pemeriksaan menyatakan kadar air tetap konsisten di angka 14 persen, barulah seluruh jagung pipilan tersebut diturunkan dari kendaraan. Komoditas ini kemudian disimpan dengan aman di dalam gudang logistik.

Secara keseluruhan, kegiatan yang berlangsung sejak siang hari tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala teknis. Polsek Gerung berharap langkah sinergis seperti ini dapat terus ditingkatkan ke depannya. Hal ini dikarenakan jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas ekonomi dan pangan. Pengaruh besar ini berdampak nyata, baik di tingkat daerah maupun nasional demi menjaga ketahanan pangan jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *