Berita

Tertangkap Basah, Terduga Pelaku Pencurian Komponen Motor di Kerato Diamankan Polsek Sumbawa

×

Tertangkap Basah, Terduga Pelaku Pencurian Komponen Motor di Kerato Diamankan Polsek Sumbawa

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Aksi pencurian di sebuah bengkel milik warga di Dusun Genang Genis, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, berhasil digagalkan langsung oleh pemiliknya. Terduga pelaku berinisial H alias D (23), seorang oknum mahasiswa, tertangkap basah saat tengah mengangkut sejumlah komponen mesin motor, Selasa malam (28/04/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sumbawa Iptu Rohmad Rondhi, memberikan apresiasi atas keberanian dan kewaspadaan korban yang berhasil mengamankan pelaku tanpa tindakan main hakim sendiri.

“Kami sangat menghargai tindakan cepat warga yang segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap keamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan,” tegas Kapolsek.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 19.10 WITA, saat pemilik bengkel, FB (42), baru saja kembali dari membeli makanan. Saat melintasi bengkelnya, ia merasa curiga melihat pintu samping bengkel dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan ke dalam, FB mendapati terduga pelaku H alias D sedang memegang pelek (pelang) motor.

Tidak hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban ternyata sudah dipindahkan ke luar pagar bengkel dan siap untuk diangkut menggunakan sepeda motor matic jenis Yamaha Xeon milik pelaku. Menyadari aksinya diketahui, pelaku tidak dapat berkutik dan langsung diamankan oleh pemilik bengkel bersama warga sekitar sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

“Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang hendak dicuri antara lain, 2 buah pelek (pelang) motor, 5 unit blok mesin motor, 1 unit mesin krengkes, 1 unit swing arm. Selain komponen motor tersebut, petugas juga menyita satu unit sepeda motor matic jenis Yamaha Xeon yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.” jelas Iptu Rohmad Rondhi.

Personel Polsek Sumbawa yang menerima laporan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi (pulbaket). Terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta kemungkinan adanya keterlibatan dalam aksi serupa di lokasi lain.

Situasi di wilayah Desa Kerato pasca kejadian terpantau aman dan kondusif berkat respons cepat kepolisian dalam mengamankan pelaku dari potensi amuk massa. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…