Berita

Bhabinkamtibmas Desa Kesik Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Bergizi Warga di Masbagik

×

Bhabinkamtibmas Desa Kesik Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Bergizi Warga di Masbagik

Share this article

LOMBOK TIMUR — Bhabinkamtibmas Desa Kesik, Polsek Masbagik, Aipda Rodi H., melaksanakan kegiatan pengecekan lahan ketahanan pangan bergizi milik warga di Dusun Tengak Bat, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 Wita.

tersebut menyasar warga binaan sekaligus anggota kelompok tani setempat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rodi H. bersama warga melakukan pengecekan langsung terhadap lahan pertanian yang ditanami kacang panjang. Tanaman ini dinilai memiliki nilai gizi serta potensi ekonomi yang baik bagi masyarakat. Pengecekan dilakukan guna memastikan kondisi tanaman tetap terjaga dan tumbuh optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana monitoring perkembangan pertanian warga binaan. Interaksi yang terjalin berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Aipda Rodi H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama dalam meningkatkan kesejahteraan warga. “Kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan warga dalam mendukung program pemerintah. Dengan kerja sama yang baik, hasil yang dicapai akan lebih optimal.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Menurutnya, pengelolaan lahan yang baik dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan tanaman agar terhindar dari hama dan penyakit. Dengan demikian, kualitas dan kuantitas hasil panen dapat terjaga. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga binaan. Mereka mengaku terbantu dengan adanya pendampingan dan perhatian dari pihak kepolisian. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga dinilai mampu memberikan motivasi bagi petani dalam mengelola lahan pertanian. Selain itu, hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat semakin terjalin dengan baik. Hal ini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.

Secara keseluruhan, kegiatan pengecekan lahan ketahanan pangan bergizi di Desa Kesik berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan warga terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan. Upaya ini diharapkan terus berlanjut guna mendukung program swasembada pangan pemerintah. Polri pun menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kesejahteraan masyarakat diharapkan semakin meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…