Berita

Sesosok Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Kali Brangbiji, Polisi Lakukan Evakuasi Jenazah

×

Sesosok Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Kali Brangbiji, Polisi Lakukan Evakuasi Jenazah

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Warga Kelurahan Brangbiji dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di tumpukan sampah Kali Brangbiji, tepatnya di wilayah RT 01 RW 15, Jumat pagi (17/04/2026). Aparat kepolisian dari Polsek Sumbawa bersama Satuan Reskrim Polres Sumbawa segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Sumbawa Iptu Rohmad Rondhi, menjelaskan bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA oleh seorang warga setempat bernama Arifin (35). “Saat itu, saksi hendak membuang sampah dan membersihkan tumpukan sampah di kali, namun ia justru melihat tubuh manusia yang mengapung di antara tumpukan sampah tersebut.” jelas Kapolsek.

Mendapat laporan warga, personel gabungan yang terdiri dari Kapolsek Sumbawa, Kanit Reskrim, Kanit Intel, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sumbawa, serta dibantu personel Basarnas, Sat Pol Air, dan Babinsa Brangbiji segera tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WITA.

Petugas langsung melakukan olah TKP awal dan mengevakuasi korban menggunakan mobil Ambulance PKM Unit 2 Sumbawa menuju ruang jenazah RSUD Sumbawa. Berdasarkan pemeriksaan identitas, korban diketahui berinisial AW (29), warga Dusun Daya Makmur, Desa Kokar Lian, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Sekitar pukul 09.00 WITA, pemeriksaan luar (Visum) dilakukan oleh tim medis RSUD Sumbawa, dr. Bintang Demang Jaya, dengan didampingi oleh Paur Identifikasi dan Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Sumbawa.

“Berdasarkan hasil visum luar, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian diduga kuat akibat tenggelam,” ungkap Kapolsek dalam laporannya.

Dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga dan catatan medis, diketahui bahwa almarhum AW memiliki riwayat gangguan jiwa. Sebelumnya, pada hari Rabu (15/04/2026), korban sempat dibawa berobat ke RSUD Sumbawa. Namun, sesaat sebelum dilakukan tindakan injeksi (suntikan) medis, korban melarikan diri dari rumah sakit hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Kali Brangbiji.

Pihak keluarga korban yang hadir di RSUD Sumbawa telah mengenali mayat tersebut dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.

Saat ini, jenazah almarhum telah dibawa oleh pihak keluarga menuju rumah duka di Desa Kokar Lian, Kecamatan Poto Tano, KSB untuk proses pemakaman. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan penemuan mayat ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (MA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *