Berita

Waspada Kejahatan 3C, Polsek Sekotong Perketat Penjagaan Depot LPG Lombok Barat

×

Waspada Kejahatan 3C, Polsek Sekotong Perketat Penjagaan Depot LPG Lombok Barat

Share this article
Waspada Kejahatan 3C, Polsek Sekotong Perketat Penjagaan Depot LPG Lombok Barat

LOMBOK BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong terus mengintensifkan upaya preventif guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), aparat kepolisian menyasar berbagai objek vital demi mengantisipasi potensi tindak kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor) serta gangguan kriminalitas lainnya.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Lombok Barat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan operasional instansi strategis berjalan tanpa hambatan. Pada Senin (13/4), fokus pengamanan diarahkan ke kawasan vital yang menjadi urat nadi distribusi energi bagi masyarakat.

Menjaga Stabilitas Keamanan di Objek Vital Nasional

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut secara khusus menyambangi Depot LPG Lombok yang berlokasi di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, mengingat statusnya sebagai objek vital yang memiliki peran krusial dalam ketersediaan energi daerah.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu I Made Wiradnya bersama empat personel piket jaga, kepolisian melakukan pengecekan mendalam terhadap prosedur keamanan di area tersebut. Kehadiran aparat berseragam di lokasi ini diharapkan mampu menekan niat maupun kesempatan bagi pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan langkah strategis kepolisian dalam melakukan deteksi dini.

“Kami melaksanakan KRYD ini sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di titik-titik rawan dan objek vital. Fokus kami adalah memastikan tidak ada ruang bagi tindak pidana 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan warga di wilayah Sekotong,” ujar Iptu I Ketut Suriarta dalam pernyataan resminya.

Edukasi Keamanan dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Selain melakukan pengawasan fisik, personel Polsek Sekotong juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog dengan petugas keamanan (security) yang sedang bertugas di Depot LPG. Pihak kepolisian memberikan imbauan agar para penjaga tetap waspada dan tidak lengah dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan di lingkungan kerja mereka.

Kewaspadaan ini tidak hanya terbatas pada gangguan manusia, tetapi juga mencakup aspek lingkungan. Mengingat kondisi iklim yang tidak menentu belakangan ini, petugas juga mengingatkan masyarakat dan instansi terkait untuk selalu siap menghadapi potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat berubah.

Kapolsek Sekotong kembali menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan sektor swasta maupun instansi pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Personel kami di lapangan senantiasa memberikan imbauan Kamtibmas agar rekan-rekan security dan masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Kami juga meminta dukungan aktif dari semua pihak untuk segera melaporkan kepada kami jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” tambah Iptu I Ketut Suriarta.

Perluasan Jangkauan Patroli di Wilayah Hukum Sekotong

Narasi patroli ini selaras dengan atensi pimpinan Polri untuk memperluas jangkauan pengawasan di berbagai instansi pemerintah, BUMN, hingga pusat perbelanjaan. Selain Depot LPG, jajaran Polsek Sekotong juga secara konsisten memantau area perkantoran seperti kantor perbankan (BRI, BCA, BNI, Mandiri, hingga Bank NTB), kantor pegadaian, pasar, serta pusat pertokoan yang menjadi titik kumpul masyarakat.

Langkah masif ini diambil untuk memastikan bahwa roda ekonomi dan pelayanan publik di Lombok Barat tidak terganggu oleh aksi premanisme maupun kejahatan konvensional lainnya. Melalui koordinasi yang intensif, Polri berharap dapat menciptakan lingkungan yang stabil dan nyaman bagi para pelaku usaha serta masyarakat luas.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Sekotong dilaporkan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas wilayah. Masyarakat pun memberikan apresiasi positif atas langkah responsif Polsek Sekotong dalam menjaga keamanan pemukiman dan tempat kerja mereka secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *