SEKOTONG – Pemerintah Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, kembali merealisasikan program jaring pengaman sosial melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Penyaluran yang mencakup tahap pertama, kedua, dan ketiga di tahun anggaran 2026 ini mendapatkan pengawalan ketat dari jajaran Polsek Sekotong guna memastikan seluruh proses berjalan transparan dan aman.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 12 April 2026, dipusatkan di Aula Kantor Desa Pelangan. Sejak pukul 09.00 WITA, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah memadati lokasi dengan tertib untuk menerima hak mereka yang diserahkan langsung oleh aparatur desa setempat dengan disaksikan oleh unsur TNI-Polri dan pendamping desa.
Kehadiran Aparat Pastikan Transparansi Penyaluran
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Pelangan di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen Polri dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tepat sasaran. Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan pentingnya pendampingan dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan anggaran negara.
Dalam keterangannya, Iptu I Ketut Suriarta menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan maupun penyimpangan di lapangan. “Kami hadir untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan ini sampai ke tangan yang berhak tanpa ada kendala apa pun. Selain itu, ini adalah momentum bagi Polri untuk terus menjalin kedekatan dengan warga binaan di wilayah Sekotong,” ujarnya.
Penyaluran BLT DD kali ini menyasar sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat yang telah melalui proses verifikasi dan validasi sebelumnya. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp 900.000, yang merupakan akumulasi dari tiga tahap sekaligus. Nilai tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Sinergi Antarinstansi di Desa Pelangan
Prosesi pembagian bantuan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting desa dan kecamatan. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pelangan, Ketua BPD, Sekretaris Desa, Staf Kecamatan Sekotong, hingga Pendamping Desa. Sinergi ini menunjukkan adanya koordinasi yang solid dalam tata kelola administrasi desa di wilayah Lombok Barat.
Kepala Desa Pelangan secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada warga. Dalam narasinya, ia menekankan bahwa pemilihan penerima manfaat didasarkan pada kriteria kemiskinan ekstrem dan kondisi sosial ekonomi yang memang layak dibantu. Pihak desa pun mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang secara aktif menjaga situasi tetap kondusif selama antrean berlangsung.
Imbauan Kamtibmas dan Stabilitas Wilayah
Di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan, Bhabinkamtibmas Desa Pelangan tidak melewatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga. Selain memantau jalannya acara, personel kepolisian memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tingkat dusun.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan ini dengan bijak. Selain itu, kami titip pesan agar warga tetap menjaga ketertiban serta keamanan di wilayah dusun masing-masing agar lingkungan kita tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pesan Bhabinkamtibmas saat berdialog dengan warga.
Langkah preventif ini dinilai sangat efektif untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda. Melalui komunikasi yang intens, segala bentuk potensi konflik atau gangguan keamanan di desa dapat dideteksi dan dicegah lebih dini.
Hasil Positif dan Kelancaran Kegiatan
Hingga berakhirnya acara pada siang hari, situasi di Aula Kantor Desa Pelangan dilaporkan sangat terkendali. Tidak ada kendala berarti dalam proses verifikasi data maupun distribusi dana kepada 20 KPM tersebut. Masyarakat meninggalkan lokasi dengan tertib setelah menerima bantuan yang diserahkan secara tunai.
Keberhasilan kegiatan ini menjadi cerminan bahwa koordinasi yang baik antara pemerintah desa, kecamatan, dan aparat penegak hukum dapat mewujudkan pelayanan publik yang prima. Polsek Sekotong menyatakan akan terus mengawal kegiatan serupa di desa-desa lain guna memastikan stabilitas wilayah hukum Polres Lombok Barat tetap terjaga, seiring dengan upaya pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui bantuan sosial.









