Bali NusraBeritaBerita NTBBisnisDaerahEkbisEkonomiLombokMataramNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Bazar Ramadhan TNI Ringankan Beban Warga Mataram

×

Bazar Ramadhan TNI Ringankan Beban Warga Mataram

Share this article

Mataram, NTB – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, suasana di lingkungan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram tampak lebih ramai dari biasanya. Warga berdatangan sejak pagi untuk memanfaatkan kegiatan Bazar Ramadhan TNI Serentak yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram serta Perum Bulog, Jum’at siang (13/3/2026).

 

Bazar yang berlangsung di Koperasi Korem 162/Wira Bhakti ini menjadi salah satu upaya nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci Ramadhan.

 

Berbagai kebutuhan pokok disediakan untuk masyarakat, mulai dari beras SPHP kemasan 5 kilogram, gula pasir, telur, minyak goreng, sabun mandi, aneka minuman, air mineral, hingga frozen food. Tak hanya itu, komoditas dapur seperti bawang merah dan bawang putih juga tersedia dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram, Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, sekaligus bentuk sinergi bersama pemerintah daerah dan Bulog dalam menjaga stabilitas pangan menjelang hari raya.

 

“Bazar Ramadhan ini kami hadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Idul Fitri,” ujar Dandim 1606/Mataram.

 

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Warga memadati area bazar sambil membawa daftar belanja kebutuhan rumah tangga. Salah seorang warga, Ibu Hendrik Koya, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

 

“Harga bahan pokok yang lebih murah membuat dirinya bisa membeli lebih banyak kebutuhan untuk keluarga tanpa harus khawatir dengan kenaikan harga menjelang Lebaran,” ucapnya.

 

Iya juga bersyukur, “Alhamdulillah sangat membantu. Harga di sini jauh lebih murah dari pasar, jadi kami bisa menyiapkan kebutuhan rumah tangga untuk Lebaran dengan lebih tenang,” ungkapnya sambil tersenyum.

 

Melalui kegiatan Bazar Ramadhan TNI Serentak ini, diharapkan tidak hanya mampu membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat, tetapi juga semakin mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kehadiran kegiatan sosial seperti ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…