Bali NusraBencanaBencana AlamBeritaBerita NTBBinkamKeamananLombokLombok BaratNasionalNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Hujan Deras Rendam Rumah Warga, Babinsa Sigap Bergerak

×

Hujan Deras Rendam Rumah Warga, Babinsa Sigap Bergerak

Share this article

Lombok Barat, NTB – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Barat dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air yang merendam sejumlah rumah warga. Menyikapi situasi tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Peteluan Indah, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-08/Narmada, Sertu Muhasim, bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Dusun (Kadus) Manjeli langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga yang terdampak di Dusun Manjeli, Desa Peteluan Indah, Kecamatan Lingsar, Kamis (12/3/2026).

 

Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bukti kepedulian terhadap keselamatan warga. Di tengah genangan air yang merendam permukiman, Babinsa bersama perangkat dusun melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga. Selain memantau kondisi lingkungan, mereka juga mendata jumlah rumah yang terdampak guna memastikan langkah penanganan yang tepat.

 

Dari hasil pendataan sementara, sekitar ±40 Kepala Keluarga (KK) tercatat terdampak genangan banjir. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih mungkin terjadi.

 

Sertu Muhasim menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi tidak hanya untuk melakukan pendataan, tetapi juga memberikan dukungan moral serta imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada.

 

“Kami mengajak seluruh warga untuk saling membantu dan menjaga semangat gotong royong. Salah satunya dengan membersihkan saluran air agar aliran air tetap lancar sehingga dapat meminimalkan genangan banjir,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan perangkat dusun dan aparat keamanan lainnya akan terus dilakukan guna memantau perkembangan situasi di wilayah tersebut.

 

Sementara itu, Kadus Manjeli, Sari Kasim, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang langsung hadir di lokasi saat warga membutuhkan bantuan dan perhatian.

 

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang langsung turun melihat kondisi warga. Kehadiran mereka memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menghadapi situasi ini,” ungkapnya.

 

Sari Kasim, juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun. Ia mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase, agar tidak tersumbat sampah yang dapat memperparah genangan.

 

Dengan semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat, diharapkan dampak banjir dapat diminimalkan serta keamanan dan keselamatan warga tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…