Berita

Anggota Polsek Sekongkang Laksanakan Patroli Dialogis di Kawasan Wisata Gili Dua

×

Anggota Polsek Sekongkang Laksanakan Patroli Dialogis di Kawasan Wisata Gili Dua

Share this article

Sumbawa Barat — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Anggota Polsek Sekongkang melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis, bertempat di Gili Dua, Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. pada hari Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan untuk menjamin keamanan di tengah nasyarakat, di lokasi keramaian, dan kawasan wisata. Dalam pelaksanaannya, anggota patroli melakukan pemantauan situasi kamtibmas serta berdialog langsung dengan masyarakat dan pengunjung.

Anggota patroli juga mensosialisasikan Aplikasi SELAMAT, Polres Sumbawa Barat sebagai sarana pelayanan masyarakat, serta menghimbau warga untuk selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas.

Petugas turut mengingatkan masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi pemerintah sebagai upaya mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Selain itu, masyarakat diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati serta segera melaporkan setiap kejadian menonjol ke Polsek Sekongkang. mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu atau berita hoaks yang beredar, baik di media sosial maupun di lingkungan sekitar, demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Kapolres Sumbawa Barat, melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Barat Iptu Ardiyatmaja menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis tersebut merupakan langkah preventif Kepolisian dalam mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Patroli dialogis ini merupakan upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga. Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif bersama Kepolisian dalam menjaga kamtibmas, terutama di kawasan wisata dan tempat keramaian,” ujar Kasi Humas.

Lebih lanjut disampaikan, Polres Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat serta program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…