Bali NusraBeritaBerita NTBDaerahLombokMataramNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniOperasiPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Ibu Negara di NTB

×

Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Ibu Negara di NTB

Share this article

Mataram, NTB – Sebanyak 1.480 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait dikerahkan dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP untuk menyambut kunjungan kerja Ibu Negara, Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka, di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Apel dilaksanakan di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch Sjasul Arief, S.Sos, dan dipandu Komandan Apel, Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Rabu siang (10/6/2025).

 

Kegiatan ini menjadi wujud kesiapsiagaan aparat keamanan dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Ibu Negara pada 11 Juni 2025 di Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kota Mataram berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Dalam amanat yang dibacakan oleh Pimpinan Apel, Pangdam IX/Udayana menegaskan pentingnya sinergi antar unsur pengamanan serta menekankan bahwa tugas pengamanan VVIP merupakan amanah negara yang harus dilaksanakan secara maksimal dan tidak dianggap sebagai rutinitas semata.

 

Apel juga dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda NTB, termasuk Wakapolda NTB, Danlanal Mataram, Danlanud Zam Rembiga, serta para Komandan Kodim dan Kapolres se-Pulau Lombok. Pasukan apel terdiri dari berbagai subsatgas seperti pengamanan rute, bandara, rumah sakit, pelabuhan, hingga tim jihandak, dengan dukungan kendaraan taktis, ambulans, hingga pemadam kebakaran.

 

Apel diakhiri dengan gladi rangkaian sebagai bentuk simulasi akhir sebelum pelaksanaan pengamanan sesungguhnya.

 

Dengan apel ini, diharapkan seluruh personel memahami prosedur pengamanan, mengantisipasi potensi gangguan, serta menjamin kelancaran kegiatan kunjungan kerja Ibu Negara beserta rombongan di NTB.

 

Sementara itu, Dandim 1606/Mataram Letkol Inf Nyarman, M.Tr (Han)., selaku Dansubsatgas NTB Mall menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap lokasi kunjungan, termasuk pengamanan jalur keluar masuk dan titik-titik strategis di dalam area pusat perbelanjaan.

 

“Kami pastikan seluruh prosedur pengamanan di lokasi kunjungan telah sesuai standar pengamanan VVIP. Koordinasi lintas instansi terus kami perkuat untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung,” ungkap Letkol Inf Nyarman.

Ia juga menambahkan bahwa pengamanan bersifat humanis namun tetap tegas, serta mengedepankan deteksi dini dan langkah preventif terhadap segala bentuk potensi ancaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…