Lombok Utara, NTB — Semangat gotong royong dan harapan besar masyarakat terlihat jelas di Dusub Gitak Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, saat warga dengan penuh antusias memberikan bantuan kepada Satuan Tugas Jembatan Perintis Garuda, inisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu siang (20/5/2026).
Di tengah teriknya matahari dan suasana pedesaan yang asri, warga bersama personel TNI bahu-membahu menyiapkan material pembangunan jembatan yang nantinya menjadi akses vital penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari. Mulai dari mengangkut semen, pasir, hingga membantu proses pencampuran material dilakukan secara sukarela demi mempercepat pembangunan.
Kehadiran jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Genggelang. Selama ini warga harus memutar cukup jauh saat membawa hasil kebun maupun melakukan aktivitas ekonomi lainnya. Kondisi itu sering menyulitkan petani dan warga, terutama saat musim hujan tiba.
Pak Anto (43), salah satu warga yang ikut membantu pekerjaan di lokasi, mengaku sangat bersyukur program pembangunan jembatan akhirnya mulai direalisasikan. Ia berharap proses pemasangan tiang dan pembangunan lanjutan dapat segera dilakukan agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya.
“Semoga cepat selesai supaya kami tidak perlu lagi memutar jauh saat membawa hasil kebun. Jembatan ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya penuh harap.
Hal senada juga disampaikan H. Haerul Arifin (54) yang menilai pembangunan Jembatan Garuda akan membawa dampak besar terhadap kelancaran mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi desa.
“Akses yang lebih mudah akan mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus mempermudah aktivitas anak-anak sekolah maupun warga yang bekerja,” terangnya.
Di lokasi kegiatan, Serda Bidianto, Babinsa Komando Rayon Militer 1606-10/Gangga turut merasakan semangat luar biasa yang ditunjukkan masyarakat. Kekompakan warga dinilai menjadi bukti bahwa keberadaan jembatan tersebut benar-benar dinanti dan dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kami sangat tersentuh melihat kebersamaan warga. Mereka datang dengan sukarela membantu pekerjaan di lapangan. Ini menunjukkan betapa pentingnya jembatan ini bagi kehidupan masyarakat,” ujar Serda Budianto.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi nyata dalam membuka akses wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Semangat gotong royong yang tercipta antara warga dan TNI menjadi cerminan kuat bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kebersamaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.












