Berita

SEMALAM PENUH DEBAR: POLSEK KAYANGAN EVAKUASI PETANI HILANG DI HUTAN KEMASYARAKATAN SANTONG

×

SEMALAM PENUH DEBAR: POLSEK KAYANGAN EVAKUASI PETANI HILANG DI HUTAN KEMASYARAKATAN SANTONG

Share this article

 

Kayangan, Lombok Utara – Hujan deras dan kabut tebal hampir merenggut nyawa seorang petani di Duren Telaga, Hutan Kemasyarakatan Desa Santong. Beruntung, tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban dalam keadaan selamat, Senin malam (18/5/2026).

Korban bernama Nursinah, 60 tahun, warga Dusun Temposodo, Desa Santong. Sejak pagi pukul 08.30 Wita, ia berangkat ke kebun meski kondisi tubuh kurang sehat dan punya riwayat darah tinggi. Biasanya ia pulang pukul 17.00 Wita, tapi hingga pukul 18.30 belum juga muncul.

Hujan deras mengguyur Santong sejak pukul 13.00 Wita. Jalan setapak menuju kebun menjadi berlumpur, licin, dan tertutup kabut tebal. Keluarga dan warga mulai khawatir, lalu menyisir area kebun sekitar pukul 19.00 Wita.

Pukul 20.00 Wita kabar baik datang. Melalui telepon dari Sdr Jaya Marga, keluarga mendapat kabar Nursinah sudah ditemukan. Namun kondisi korban lemas akibat hipotermia setelah terjebak di hutan saat cuaca buruk.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Karena jalan tak bisa dilalui kendaraan, keluarga bersama warga memikul korban menggunakan sarung. Perjalanan menuruni kebun memakan waktu hingga tiba di permukiman pukul 23.15 Wita.

Dari sana, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Santong untuk observasi dan perawatan. Kapolsek Kayangan bersama anggota terjun langsung memimpin evakuasi sejak mendapat laporan pukul 20.00 Wita.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 23.50 Wita dalam keadaan aman dan terkendali.

Kondisi jalan berlumpur dan berkabut menjadi penyebab utama korban tak bisa pulang tepat waktu. Pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak memaksakan diri ke kebun saat cuaca ekstrem demi keselamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *