Berita

Kawal Ketahanan Pangan: Puluhan Ton Jagung Petani Bagik Polak Sukses Menembus Gudang BULOG

×

Kawal Ketahanan Pangan: Puluhan Ton Jagung Petani Bagik Polak Sukses Menembus Gudang BULOG

Share this article
Kawal Stok Pangan Nasional, Polsek Labuapi Dampingi Petani

LOMBOK BARAT – Kepolisian Resor Lombok Barat melalui jajaran Polsek Labuapi secara aktif terus mengawal program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memastikan kelancaran distribusi hasil komoditas petani lokal agar terserap secara optimal oleh Perum BULOG.

Pada Kamis, 30 April 2026, sinergi antara Polri dan petani di Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, membuahkan hasil nyata. Sebanyak puluhan ton jagung pipilan kering milik petani setempat berhasil didistribusikan ke Gudang BULOG Trisnoadi Narmada. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan ketersediaan stok pangan strategis serta menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.

Sinergi Polri dan Petani dalam Menjaga Ketahanan Pangan

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.52 WITA ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Bagik Polak, Aipda Marwan, yang mengawal proses keberangkatan komoditas dari gudang pengumpul hingga ke titik penyerapan BULOG. Kehadiran pihak kepolisian dalam rantai distribusi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada petani sekaligus memastikan tidak ada kendala teknis dalam proses transaksi hasil bumi.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa peran aktif kepolisian di lapangan merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi pusat dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional. Menurutnya, pendampingan kepada petani sangat krusial agar hasil panen mereka masuk ke jalur distribusi resmi pemerintah.

“Kami dari jajaran Polsek Labuapi berkomitmen penuh untuk mengawal pendistribusian komoditas jagung pipilan ini. Tujuan utamanya adalah mendukung Program Polri dalam Ketahanan Pangan Nasional, di mana kami memastikan hasil jerih payah petani di Desa Bagik Polak dapat tersalurkan dengan baik ke Perum BULOG NTB sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.

Kualitas Komoditas Memenuhi Standar Nasional

Bukan sekadar mengirim, kepastian mengenai kualitas jagung juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan pengecekan di lokasi gudang milik Sdr. Sahril di Desa Bagik Polak, jagung pipilan yang dihasilkan para petani lokal telah memenuhi standar kualitas industri. Pengecekan awal menunjukkan kadar air berada di angka 12,0 persen, yang menandakan bahwa komoditas tersebut dalam kondisi kering sempurna dan siap simpan.

Proses pengiriman dilakukan menggunakan armada truk menuju Gudang BULOG Trisnoadi Narmada. Setibanya di lokasi tujuan, pihak BULOG melakukan pengecekan ulang secara teliti. Hasil pengujian menunjukkan kadar air jagung berada pada angka 14,0 persen, yang masih berada dalam ambang batas standar yang ditetapkan pemerintah untuk penyerapan nasional.

Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa kesadaran petani dalam menjaga kualitas hasil panen sangat membantu kelancaran proses ini. “Petani kita, Bapak Ahmad Safii, telah menunjukkan kooperasi yang sangat baik. Beliau bersedia mendukung program ini dengan menjual hasil panennya kepada BULOG, yang tentu saja akan membantu cadangan pangan negara kita tetap stabil,” imbuhnya.

Stabilitas Harga dan Penyerapan Hasil Panen

Dalam pendistribusian kali ini, tercatat sebanyak 23.500 kilogram atau 23,5 ton jagung pipilan berhasil dikirimkan. Jagung-jagung tersebut dikemas dalam karung dengan berat rata-rata 70,3 kilogram per karung. Terkait harga, pemerintah melalui Perum BULOG memberikan apresiasi yang layak kepada petani dengan harga beli sebesar Rp6.400,00 per kilogram.

Harga tersebut dinilai memberikan kepastian ekonomi bagi para petani di tengah fluktuasi pasar. Kerja sama antara Polsek Labuapi, pemilik gudang Sdr. Sahril, dan petani Ahmad Safii menjadi model kolaborasi yang efektif dalam memotong rantai distribusi yang panjang, sehingga keuntungan dapat dirasakan langsung oleh petani lokal.

Kegiatan pendistribusian yang berlangsung hingga pukul 13.20 WITA ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Setelah seluruh muatan diturunkan dari truk dan disimpan di gudang BULOG, proses administrasi diselesaikan dengan transparan. Polri berharap langkah ini dapat memotivasi petani lain di wilayah Lombok Barat untuk terus meningkatkan produktivitas mereka dengan jaminan bahwa negara melalui BULOG siap menyerap hasil panen dengan standar yang adil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *