Berita

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Sat Samapta Polres Lombok Barat Masifkan Sosialisasi Inovasi KEMOS 110

×

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Sat Samapta Polres Lombok Barat Masifkan Sosialisasi Inovasi KEMOS 110

Share this article
Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Sat Samapta Polres Lombok Barat Masifkan Sosialisasi Inovasi KEMOS 110

LOMBOK BARAT – Kepolisian Resor Lombok Barat terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan preventif yang humanis. Pada Selasa dini hari, 14 April 2026, personel Unit Patroli Samapta Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan patroli dialogis yang menyasar pemukiman warga, salah satunya di Desa Rumak, Kecamatan Kediri. Langkah ini diambil guna memastikan situasi wilayah tetap kondusif sekaligus memperkenalkan inovasi layanan darurat kepada masyarakat luas.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 01.49 WITA tersebut tidak hanya sekadar pemantauan wilayah, namun juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga. Dalam suasana yang akrab, personel kepolisian memberikan imbauan mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana kejahatan, terutama pada jam-jam rawan saat sebagian besar warga sedang beristirahat.

Sinergi Polisi dan Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

Kehadiran aparat kepolisian di tengah malam ini disambut positif oleh warga setempat. Dalam dialog tersebut, petugas menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi aktif antara aparat dan masyarakat. Warga didorong untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa patroli preventif ini adalah agenda rutin yang ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, dialog langsung dengan warga menjadi kunci utama dalam memetakan potensi gangguan keamanan secara dini.

“Kami mengedepankan komunikasi dialogis dengan warga untuk menumbuhkan rasa aman. Anggota di lapangan memberikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi kejahatan, serta mengajak mereka berpartisipasi aktif menjaga lingkungan supaya tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Eko Nugroho, S.H.

Inovasi KEMOS: Kecepatan Melayani Melalui Call Center 110

Selain memberikan pesan-pesan keamanan, agenda utama dalam patroli kali ini adalah menyosialisasikan inovasi terbaru dari Sat Samapta Polres Lombok Barat yang dikenal dengan nama KEMOS atau Kecepatan Melayani SOS. Inovasi ini diintegrasikan dengan Call Center 110 untuk menjamin respons cepat kepolisian saat menerima laporan darurat dari masyarakat.

KEMOS dirancang sebagai solusi bagi masyarakat yang mengalami musibah atau situasi mendesak lainnya. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tidak ada lagi keraguan di tengah masyarakat untuk segera menghubungi pihak berwenang saat membutuhkan bantuan segera. Program ini menjadi bukti transformasi Polri menuju pelayanan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Iptu Eko Nugroho menjelaskan bahwa kecepatan dalam menangani laporan adalah prioritas utama Sat Samapta Polres Lombok Barat. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan bijak dan segera menghubungi petugas apabila terjadi situasi yang mengancam keselamatan atau ketertiban umum.

“Kami juga mensosialisasikan inovasi KEMOS Sat Samapta Polres Lombok Barat dengan call center 110. Ini adalah bentuk pelayanan yang bersifat urgent kepada masyarakat yang mungkin sedang mengalami musibah atau memerlukan bantuan kepolisian dengan segera. Melalui sistem ini, personel yang berpatroli dapat langsung diarahkan menuju titik lokasi kejadian dengan lebih efisien,” tambah Iptu Eko.

Kondisi Wilayah Desa Rumak Terpantau Kondusif

Berdasarkan laporan hasil pantauan di lapangan, situasi di Desa Rumak, Kecamatan Kediri, dilaporkan dalam keadaan aman terkendali. Informasi yang dihimpun dari masyarakat di seputaran lokasi menunjukkan tidak adanya gangguan keamanan yang menonjol selama kegiatan patroli berlangsung. Hal ini menjadi indikator positif bahwa kehadiran polisi di lapangan mampu memberikan efek deteren bagi pelaku kejahatan.

Polres Lombok Barat memastikan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara konsisten di berbagai wilayah hukum lainnya. Upaya jemput bola dalam sosialisasi program KEMOS 110 ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.

Dengan sinergi yang terus terjaga antara kepolisian dan warga, diharapkan Kabupaten Lombok Barat tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk selalu menyimpan nomor layanan 110 sebagai langkah antisipasi dalam menjaga keamanan diri dan lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *